LinkAja Masih Tunggu Konfirmasi Perusahaan BUMN Calon Pemegang Saham
Direktur Utama LinkAja Danu Wicaksana mengatakan, sejauh ini pihaknya sedang menunggu konfirmasi dari sejumlah BUMN yang berminat menjadi pemegang saham. Di antara BUMN yang tertarik ada nama Garuda Indonesia.
Direktur Utama LinkAja Danu Wicaksana mengatakan, sejauh ini pihaknya sedang menunggu konfirmasi dari sejumlah BUMN yang berminat menjadi pemegang saham. Di antara BUMN yang tertarik ada nama Garuda Indonesia.
"Kita masih menunggu konfirmasi dari beberapa BUMN untuk menyusul tujuh BUMN yang sudah bergabung. Dari beberapa yang mungkin bergabung memang ada AP II, Garuda Indonesia, ada AP I, Pegadaian, Jasa Marga, KAI, ada Taspen," ungkapnya saat ditemui, di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (30/9).
Dia mengatakan, tentu akan ada perubahan pada komposisi kepemilikan saham dengan masuknya pemegang saham lain. Namun, dia enggan memberikan komentar lebih jauh.
"Iya pasti ada perubahan. Tapi kalau itu mohon ditanyakan ke Kementerian (BUMN) ya," ujarnya.
Sementara itu, Dirut PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto menegaskan minat pihaknya untuk menjadi pemegang saham LinkAja. Sebab ada sejumlah keuntungan yang bakal didapat perseroan.
"Iya (tertarik jadi pemegang saham LinkAja). Pasti dong. Karena kan pembayaran-pembayaran kita bisa menggunakan LinkAja kan sangat murah dan mudah. Kami inginnya kami punya saham di LinkAja. Ini masih dalam pembicaraan," imbuhnya.
Terkait besaran kepemilikan saham, dia masih enggan menjelaskan lebih jauh. "Belum tahu. Kami sih mau agak lumayan. Tapi kan sudah dimiliki banyak orang, sisanya sedikit kan," tandasnya.
Baca juga:
Mau Bikin Fitur Syariah, LinkAja Minta Izin MUI Hingga BI
Bos LinkAja: Penetrasi Fintech di Indonesia Masih Minim
MRT Jakarta Seleksi Mitra Penyedia QR Code untuk Pembayaran Tiket
Bank Indonesia Target Gopay Hingga LinkAja Terapkan QRIS Mulai 1 Januari 2020
Ayopop Gandengn LinkAja untuk Tingkatkan Ekosistem Digital Pembayaran Tagihan
Jasa Marga Siapkan Sistem Pembayaran Tol Tanpa Berhenti