LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Lebih dari 70 persen eksplorasi migas dalam negeri dilakukan Pertamina

Pertamina dinilai sangat agresif melakukan eksplorasi. Faktanya, hingga saat ini dari total eksplorasi hulu migas yang dilakukan di Indonesia, Pertamina sudah melakukan hingga lebih dari 70 persen.

2018-09-22 15:00:00
Pertamina
Advertisement

Pertamina dinilai sangat agresif melakukan eksplorasi. Faktanya, hingga saat ini dari total eksplorasi hulu migas yang dilakukan di Indonesia, Pertamina sudah melakukan hingga lebih dari 70 persen.

“Bahkan dibandingkan kontraktor asing pun, Pertamina jauh lebih agresif,” kata Koordinator Indonesia Energy Watch (IEW) Adnan Rarasina, dalam keterangan resminya, kemarin (21/9).

Menurut Adnan, agresivitas eksplorasi tersebur merupakan bukti bahwa perusahan pelat merah itu sangat serius menggarap sektor hulu migas. Meski memiliki risiko sangat tinggi, Pertamina tak pernah berhenti melakukan eksplorasi. Selain untuk meningkatkan produksi dan lifting, juga untuk mencari cadangan minyak baru.

Advertisement

“Mereka mempunyai anak perusahaan yang bergerak di sektor hulu, yaitu Pertamina Hulu Energi dan Pertamina EP. Ini menandakan keseriusan mereka. Mereka tidak main-main,” tegasnya.

Keseriusan Pertamina, lanjut dia, dibuktikan dari keberadaan dua anak perusahaan, yaitu Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Pertamina EP. Hingga saat ini kedua anak perusahaan tersebut sangat aktif melakukan kegiatan migas sektor hulu, termasuk eksplorasi. Keberadaan anak perusahaan tersebut juga menjadi bukti bahwa Pertamina tidak main-main menggarap sektor hulu migas.

“Pertamina sangat serius, apalagi sektor hulu memiliki risiko tinggi,” kata dia.

Advertisement

Tingginya risiko, karena upaya eksplorasi yang dilakukan tidak selalu berhasil. Tidak jarang, eksplorasi tidak menghasilkan apa-apa, meski biaya yang sudah dikeluarkan sangat tinggi. Dan hal itu tidak hanya terjadi pada Pertamina tapi juga pada semua perusahaan, termasuk perusahaan minyak kelas dunia.

Baca juga:
Pertamina keluhkan kekurangan pasokan bahan baku B20
ESDM berencana beri tugas ke Pertamina garap blok migas tak laku
ConocoPhillips dan Pertamina berebut ladang gas terbesar ketiga Indonesia
Pertamina target pengalihan hak partisipasi Blok Mahakam rampung triwulan I 2019
Pertamina perkirakan konsumsi solar stagnan hingga tahun depan
KPK telisik proses perencanaan proyek PLTU Riau-1 ke Dirut Pertamina

(mdk/sya)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.