Kunjungi pabrik Semen Rembang, Rini minta perbanyak bangun embung
Kunjungi pabrik Semen Rembang, Rini minta perbanyak bangun embung. Mengendarai helikopter milik Pelita Air, Menteri Rini tiba di kawasan pabrik sekira pukul 09.00 WIB. Menteri Rini meminta kepada Direktur Utama PT SI Rizkan Chandra menambah persediaan embung yang sampai saat ini masih dirasakan kurang.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno Kamis (1/3) siang mengunjungi pabrik Semen Rembang PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Jawa Tengah.
Bertolak dari Jakarta menggunakan pesawat, Menteri Rini yang ditemani Direktur Utama PT SI Rizkan Chandra mendarat di Bandara International Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kemudian, dengan mengendarai helikopter milik Pelita Air tiba di kawasan pabrik sekira pukul 09.00 WIB.
Dengan mengenakan kerudung coklat, blus batik lengan panjang coklat, celana hitam dan kacamata hitamnya, Menteri Rini mendarat dan langsung melakukan penanaman pohon yang berada di sebelah kanan kantor manajemen PT. SI di lingkungan pabrik Semen Rembang.
"Kita tanam bersama-sama semoga tumbuh subur dengan baik sebagaimana pabrik semen ini semoga bisa lancar, selamat berguna untuk kepentingan masyarakat," ujar Menteri Rini disela-sela penanaman pohon disekitar lahan pabrik semen Rembang seluas sekira 55 hektar.
Menteri Rini kemudian menuju ke kantor manajemen PT SI untuk menemui beberapa karyawan dan perwakilan dari ribuan masyarakat yang berada di ring satu sekitar pabrik Semen Rembang.
Dalam sambutanya, Menteri Rini mengungkapkan saat turunnya izin lingkungan dan penambangan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pabrik Semen Rembang akan beroperasi penuh.
"Insyaallah beroperasi scara penuh, tambangnya berama-sama dengan warga, saya senang. Kita ngobrol bagaimana sama-sama menjaga pabrik, dan keberadaan pabrik bisa mensejahterakan warga," ungkapnya.
Di hadapan warga pun, Menteri Rini meminta kepada Direktur Utama PT SI Rizkan Chandra menambah persediaan embung yang sampai saat ini masih dirasakan kurang untuk kebutuhan pertanian dan pengairan bagi warga sekitar pabrik Semen Rembang.
"Tadi diperjalanan, Dirut saya tanya ada embungnya belum? Katanya dua kecamatan belum. Janjinya tahun ini selesai. Kalau belum ada kasih tahu saya langsung. Kantor saya di Jakarta, depan istana dekat sama monas," ungkapnya.
Usai bertemu dan berdialog dengan beberapa warga dan kades-kades di sekitar pabrik semen Rembang, Menteri Rini kemudian mengikuti paparan tentang teknis pengoperasian dari pabrik semen Rembang yang sudah 99,16 persen pengerjaan proyeknya.
Sebelum bertolak dari kawasan pabrik semen Rembang dengan menggunakan heli yang sama, Rini menyempatkan diri untuk berfoto-foto bersama dengan staf PT SI, karyawan pabrik Semen Rembang dan beberapa perwakilan warga di depan kantor manajemen PT SI.
Menteri Rini kemudian bertolak menuju ke Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah untuk menemui KH Maimoen Zubair pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Anwar di Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Tujuan kunjungan Menteri Rini, terkait kepentingan pribadi dan keberadaan Semen Rembang di Jawa Tengah yang sudah mulai berproduksi pada bulan April ini.
Baca juga:
Meski didemo, pabrik Semen Rembang mulai produksi April mendatang
Sebelum beroperasi, pabrik semen sudah libatkan 6.000 warga Rembang
Aksi cor kaki di Monas tak bubar sebelum Jokowi tutup semen Rembang
Keberadaan pabrik semen dorong ekonomi rakyat Rembang
Soal protes petani Kendeng, pemerintah tunggu hasil KLHS
Demo tolak Semen Rembang di Monas, warga cor kaki
Jadi tersangka, aktivis antisemen Rembang akan daftar praperadilan