Kunjungi KPPN, Sri Mulyani pastikan anggaran negara terserap
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan peninjauan langsung ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk memastikan penyelenggaraan tutup tahun anggaran 2016 berjalan optimal. Menurutnya, hingga akhir tahun pencairan anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L) masih akan mengalami kenaikan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan peninjauan langsung ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk memastikan penyelenggaraan tutup tahun anggaran 2016 berjalan optimal. Menurutnya, hingga akhir tahun pencairan anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L) masih akan mengalami kenaikan.
"Dari hari ini sampai tanggal 31 Desember 2016 akan ada kenaikan dari aktivitas yang akan dilakukan oleh semua satuan kerja dalam rangka melakukan pencairan anggaran dari seluruh komitmen dari kontrak-kontrak yang sudah dilakukan," kata Sri di gedung KPPN, Jakarta, Jumat (23/12).
Dia menambahkan, dalam konteks tutup tahun anggaran, KPPN berperan memasikan bahwa setiap tagihan pengeluaran/belanja negara pada tahun anggaran berkenaan dapat terselesaikan, terbayarkan tepat waktu dan tersedia/tercukupi dananya. KPPN juga memegang peranan penting daIam haI memastikan bahwa setiap rupiah penerimaan negara, baik perpajakan maupun non perpajakan telah masuk dan tercatat daIam rekening kas negara.
"Kami akan memantau terus dan kita lihat sebenarnya banyak pengeluaran yang masih akan memerlukan dispensasi. Kita akan terus menghitung dan mencatat sampai akhir tahun berapa pengeluaran yang dilakukan," imbuhnya.
Sri menjelaskan, penyerapan anggaran di wilayah Jakarta sudah mencapai 80 persen dari keseluruhan APBN. Dia memperkirakan, hingga akhir tahun penyerapan anggaran di Jakarta akan mencapai 90-93 persen.
"Namun kita akan lihat bagaimana masing-masing satker melakukan pencairan sampai akhir tahun. Banyak juga tim melakukan bimbingan atau perbaikan," jelas Sri.
Baca juga:
Sri Mulyani: Di Indonesia orangnya kerja keras tapi asetnya tidur
Menkeu: Penindakan miras dan rokok ilegal meningkat luar biasa
Sri Mulyani musnahkan barang ilegal yang rugikan negara Rp 12,15 M
Cerita Menkeu soal modus Korea selundupkan Soju rugikan RI Rp 4,19 M
Bea Cukai musnahkan sex toys hingga miras yang rugikan RI Rp 12,15 M
Sri Mulyani pelajari kisruh pajak Inalum soal air permukaan
Dugaan asing di balik tak terealisasinya Badan Penerimaan Negara