Kunjungan Wisatawan KEK Mandalika 2025 Tembus 1,4 Juta, Sektor Pariwisata Lombok Bangkit
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika mencatat lonjakan signifikan pada Kunjungan Wisatawan KEK Mandalika 2025, mencapai 1,4 juta orang, menandakan pemulihan sektor pariwisata yang kuat.
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengumumkan pencapaian gemilang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Sepanjang tahun 2025, kawasan ini berhasil menarik 1,4 juta wisatawan. Jumlah tersebut mencakup pengunjung domestik dan internasional yang datang ke Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak. Dukungan ini dinilai krusial dalam menjaga kinerja positif sektor pariwisata di KEK Mandalika. Keberhasilan ini menunjukkan daya tarik berkelanjutan destinasi unggulan tersebut.
Kinerja positif ini tercermin dari stabilnya tingkat okupansi kawasan dan pertumbuhan kunjungan signifikan. Aktivitas pariwisata terus bergerak maju, didukung oleh penguatan MICE dan pengembangan pengalaman destinasi. Hal ini menegaskan posisi Mandalika sebagai magnet pariwisata nasional.
Pertumbuhan Signifikan dan Peran ITDC
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) berhasil mempertahankan tingkat okupansi kawasan yang stabil sepanjang 2025. Keberhasilan ini juga mendorong peningkatan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan. Ahmad Fajar menekankan bahwa aktivitas pariwisata di bawah pengelolaan mereka terus bergerak positif.
Peningkatan ini didorong oleh penguatan kegiatan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE). Selain itu, pengembangan pengalaman destinasi yang inovatif turut menjadi faktor penting. Upaya ini menjadikan The Mandalika semakin menarik bagi berbagai segmen pasar.
Tingkat hunian hotel di The Mandalika mencatat rata-rata 55 persen sepanjang tahun 2025. Kinerja positif ini menunjukkan kepercayaan pelaku industri pariwisata terhadap kawasan. Ini juga berkat tingginya aktivitas yang diselenggarakan di sana.
Puncak Kunjungan dan Dampak Event Internasional
Kinerja kunjungan wisatawan yang mencapai 1,4 juta didukung oleh tingginya aktivitas di kawasan. Puncak okupansi hotel terjadi pada periode Juli hingga Agustus 2025. Momentum ini bertepatan dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional dan internasional.
Selain itu, periode libur sekolah juga turut menyumbang lonjakan pengunjung. Stabilitas kinerja pada Semester II 2025 tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas pariwisata. Berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional secara rutin digelar di setiap kawasan.
Lonjakan hunian hotel terjadi secara merata di berbagai kelas akomodasi. Hal ini mencerminkan kuatnya efek pengganda (multiplier effect) dari setiap event besar. Pergerakan wisatawan, sektor pariwisata, dan ekonomi lokal merasakan dampak positifnya.
Komitmen ITDC untuk Pariwisata Berkelanjutan
Peningkatan aktivitas pariwisata ini berdampak pada tingginya pergerakan wisatawan. Ini juga memperkuat positioning destinasi The Mandalika di mata dunia. ITDC berkomitmen menjaga kepercayaan pelaku industri pariwisata yang berinvestasi di kawasan ini.
Ahmad Fajar menegaskan komitmen ITDC untuk terus meningkatkan kualitas layanan kawasan. Mereka berupaya mendorong lama tinggal (length of stay) dan pengeluaran wisatawan (visitor spending) yang lebih tinggi. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
Pengembangan event dan amenitas berstandar internasional juga menjadi prioritas utama. Langkah-langkah ini penting untuk mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan di KEK Mandalika. ITDC bertekad menjadikan Mandalika destinasi kelas dunia yang terus berkembang.
Sumber: AntaraNews