LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kuartal III-2018, PT J Resources Bolaang Mongondow Raup Pendapatan USD 153,9 Juta

Saat ini produksi emas perseroan berasal dari beberapa tambang, yaitu Tambang Emas Bakan di Sulawesi Utara, Tambang Emas Seruyung di Kalimantan Utara dan Tambang Emas Penjom di Malaysia.

2018-12-19 13:03:37
Tambang
Advertisement

PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM), anak usaha PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatatkan pendapatan USD 153,9 juta di sembilan bulan pertama 2018. Pendapatan ini diperoleh dari penjualan emas sampai dengan kuartal III-2018, yaitu sebanyak 119,8 kilo oz. Untuk tahun 2018, Perseroan menargetkan volume penjualan sebanyak 170 kilo oz. Harga penjualan rata-rata emas sampai kuartal III-2018 adalah sebesar USD 1,285 per oz dengan average castcost sebesar USD 688 per oz.

Presiden Direktur PT J Resources Bolaang Mongondow, Edi Permadi mengatakan, saat ini produksi emas perseroan berasal dari beberapa tambang, yaitu Tambang Emas Bakan di Sulawesi Utara, Tambang Emas Seruyung di Kalimantan Utara dan Tambang Emas Penjom di Malaysia. Perseroan juga tengah mempersiapkan dua tambang baru, yaitu tambang emas Doup di Sulawesi Utara milik PT Arafura Surya Alam (ASA) yang ditargetkan mulai produksi pada Semester II tahun 2020. Kemudian tambang emas Pani di Gorontalo milik PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) yang ditargetkan mulai produksi pada tahun 2021.

"Secara total, sumber daya emas (resources) sesuai data sampai akhir tahun 2017 sebesar 8.832 kilo oz. Meningkat 25,8 persen dibanding data akhir tahun 2016 sebesar 7.020 kilo oz. Kadar emas yang dimiliki 0,90 gram per ton," katanya.

Advertisement

Sementara cadangan (reserves) saat ini sebesar 4.025 kilo oz meningkat 28,7 persen dari data akhir tahun 2016 yakni sebesar 3.127 kilo oz per ton dengan kadar emasnya 0,99 gram per ton. Perseroan akan secara terus menerus melakukan eksplorasi untuk menambah sumber daya dan juga meningkatkan sumber daya menjadi cadangan.

Saat kinclongnya usaha, perusahaan dinobatkan sebagai yang terbaik dalam penyerapan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di sektor tambang mineral.

Ini merupakan salah satu kategori penghargaan dalam Indonesia Mining Association (IMA) Award 2018. Dari tiga kandidat yang masuk dalam nominasi, PT J Resources Bolaang Mongodow dinobatkan sebagai pemenang. Piagam yang diserahkan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara, Bambang Gatot Aryono.

Advertisement

"Ini bentuk apresiasi bagi PT J Resources Asia Pasifik, Tbk khususnya PT JRBM yang selalu memprioritaskan pemanfaatan produk dalam negeri dalam kegiatan operasinya. Ini tidak mudah dilakukan di penambangan dan pengolahan mineral seperti emas," kata Edi.

Menurut Edi, ini semakin menegaskan komitmen perusahaan dalam memenuhi salah satu amanat pemerintah untuk senantiasa memprioritaskan pemanfaatan produk dalam negeri. "Saat ini penyerapan TKDN di PT JRBM mencapai 93 persen. Sebuah capaian yang cukup tinggi untuk sektor pertambangan mineral," ujar Edi.

Ke depan lanjut Edi, perusahaan akan terus menempatkan aspek TKDN ini sebagai salah pedoman dalam pelaksanaan operasional pertambangan.

Penghargaan ini juga melengkapi deretan penghargaan yang diterima anak usaha PT J Resources Asia Pasifik,Tbk di sepanjang 2018. Pada Mei 2018, PT Sago Prima Pratama (SPP) meraih TROPHI (Best of The Best) Bidang Keselamatan Kerja kelompok Izin Usaha Pertambangan dari Kementerian ESDM. Sebelumnya SPP meraih Penghargaan Nihil Kecelakaan (Zero Accident Award) dari Pemerintah Propinsi Kalimantan Utara.

Di tahun 2018 ini pun, SPP dan PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) menyabet sertifikat dari The International Cyanide Management Code (ICMC) dalam pemanfaatan dan pengangkutan sianida di tambang emas Seruyung dan Bakan. Keduanya merupakan satu-satunya perusahaan swasta di Indonesia yang mendapat sertifikat tersebut.

SPP juga telah mengantongi OHSAS 18001:2007 dari SGS Indonesia untuk standar internasional penerapan Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja. SPP termasuk salah satu perusahaan tambang pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang konsisten menerapkan standar keselamatan. Kemudian pada perayaan HUT Pertambangan di Bulan September 2018, SPP meraih Penghargaan Subroto 2018 dalam Kategori Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Terkini, Tim Emergency Response Team (ERT) PT J Resources Asia Pasifik yang berasal dari anak-anak usaha mendapat penghargaan dari Kementrian ESDM. Penghargaan ini diberikan atas peran aktif perusahaan dan Team ERT perusahaan dalam membantu menangani korban gempa Lombok juga korban gempa dan tsunami di Palu.

Baca juga:
Pertengahan Desember, ESDM Sebut PNBP Sektor Minerba Melebihi Target
Potret Penambang Kongo Bertahan Hidup Demi Mencari Bahan Baku Baterai
Garap Tambang Emas, Ancora Indonesia Butuh Dana USD 25 Juta Hingga 2020
ESDM Cabut Izin Ekspor 2 Perusahaan Tambang, Termasuk PT Lopindo
Markas Aktivis Lingkungan Dirusak, KontraS Surati Kapolda Kaltim dan Kapolri
Jalan Amblas dan Lima Rumah Ambruk di Kaltim Diduga Akibat Aktivitas Tambang

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.