LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kuartal III-2018, Laba PT Timah Capai Rp 255,54 Miliar

Laba PT Timah Tbk (TINS) tercatat sebesar Rp 255,54 miliar atau Rp 34 per saham hingga September 2018, turun sekitar 15 persen dari Rp 300,573 miliar atau Rp 41 per saham pada periode yang sama tahun lalu. Ini disebabkan oleh peningkatan beban pokok pendapatan, beban umum serta administrasi dan beban keuangan.

2018-11-29 16:28:02
Timah
Advertisement

Laba PT Timah Tbk (TINS) tercatat sebesar Rp 255,54 miliar atau Rp 34 per saham hingga September 2018, turun sekitar 15 persen dari Rp 300,573 miliar atau Rp 41 per saham pada periode yang sama tahun lalu. Ini disebabkan oleh peningkatan beban pokok pendapatan, beban umum serta administrasi dan beban keuangan.

Mengutip laporan keuangan per September 2018 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (29/11/2018), pendapatan usaha TINS meningkat 2,75 persen dari Rp 6,621 triliun per September 2017 menjadi Rp 6,803 triliun per September 2018.

Meski demikian, pertumbuhan pendapatan perseroan tidak sebanding dengan kenaikan beban perusahaan. Beban pokok pendapatan TINS naik 4,6 persen, dari Rp 5,469 triliun menjadi Rp 5,720 triliun. Hal inilah yang menyebabkan laba kotor TINS turun 6,08 persen menjadi Rp 1,082 triliun, dari Rp1,152 triliun per September 2017.

Advertisement

Sementara beban umum dan administrasi TINS naik 18,36 persen menjadi Rp 588,26 miliar. Beban penjualan juga bertambah 40,6 persen menjadi Rp 90,93 miliar.

Di sisi lain, beban keuangan manajemen turut tercatat meningkat dari Rp 118,54 miliar menjadi Rp 200,41 miliar. Hal ini menyebabkan laba sebelum pajak TINS turun 19,5 persen jadi Rp 376,60 miliar per September 2018.

Sebagai informasi, total aset TINS pada akhir September tahun ini sebesar Rp 13,55 triliun. Itu melonjak 14,15 persen dari total aset di akhir tahun lalu. Adapun liabilitas TINS naik 25 persen menjadi Rp 7,25 triliun pada triwulan ketiga 2018 dari Rp 5,81 triliun pada periode akhir tahun lalu.

Advertisement

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pertamina Siap Beralih ke Gasifikasi Batubara Tekan Impor Elpiji
Pembangunan TOD LRT Terkendala Pembebasan Lahan
Desember, Adhi Karya Terima Pembayaran Proyek LRT Jabodebek Rp 2,8 Triliun
Pertamina Mulai Bangun Kilang Balikpapan Produsen BBM Euro 5 di 2019
Per Oktober, Adhi Karya Catatkan Kontrak Baru Senilai Rp 12,6 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.