Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina Siap Beralih ke Gasifikasi Batubara Tekan Impor Elpiji

Pertamina Siap Beralih ke Gasifikasi Batubara Tekan Impor Elpiji elpiji 3 kg. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, akan mengentaskan ketergantungan impor bahan baku Elpiji yang diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan bertambahnya kebutuhan. Tercatat dari 6,8 juta ton konsumsi Elpiji nasional saat ini, 70 persenya berasal dari impor.

"Ketergantungan di Elpiji dengan populasi meningkat, demand naik tajam hari ini masih impor 70 persen," kata Nicke, saat menghadiri Pertamina Energy Forum, di Jakarta, Kamis (29/11).

Nicke mengungkapkan, untuk mengurangi impor bahan baku Elpiji, Pertamina siap beralih memanfaatkan sumber bahan baku yang berasal dari dalam negeri, yaitu dengan batubara yang telah digasifikasi (dimethyl ether/DME).

"Untuk itu optimalkan coal gas. Untuk ganti Elpiji dengan DME," tuturnya.

Untuk merealisasikanya, Pertamina telah menandatangani kerjasama dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk pengembangan DME di Indonesia dan menggandeng perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Air Products.

Kerjasama ini bertujuan untuk peningkatan nilai tambah batubara Indonesia. Kerjasama gasifikasi batubara menjadi dimethyl ether (DME) dan synthetic natural gas (SNG), di Allentown, Amerika Serikat.

Kerja sama Pertamina dengan Bukit Asam serta Air Products adalah langkah strategis bagi semua pihak, untuk meningkatkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional, melalui pemanfaatan DME dan SNG. Pabrik gasifikasi batubara ini adalah proyek yang sangat strategis secara nasional.

"Ini semoga bisa kelar. Bukit asam dan air product, pemilik teknologi dan memiliki fasilitas terintegrasi dari prosesing coal jadi SNG, jadi DME untuk substitusi Elipiji," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP