KSPSI: 62.331 buruh rokok di-PHK, 12.125 dari PT HM Sampoerna
Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak melakukan PHK.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat perlambatan ekonomi bukan omong kosong belaka. Data Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), hingga September 2015, sudah ada 62.331 tenaga kerja terkena PHK.
Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai mengatakan, Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak melakukan PHK. Bahkan, perusahaan rokok besar seperti PT HM Sampoerna dan PT Gudang Garam telah memulangkan ribuan karyawannya.
"PT Gudang Garam 6.189 orang, PT Sampoerna 12.125 orang, PT Bentoel 1.000 orang, PT Panasonic 1.200 orang dan PT BUMG 2.000 orang. Pokoknya total untuk di Jawa Timur 24.259 orang," ujarnya di Kantor Apindo, Jakarta, Kamis (1/10).
Sedangkan. PHK terbanyak kedua dipegang oleh Jawa Tengah dengan 5.293 orang. Kemudian DKI Jakarta dengan 767 orang. Yorrys mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Dia berharap pemerintah lakukan antisipasi agar gelombang PHK ini tidak meluas.
"Regulasikan dari pemerintah. Pengusaha sudah menikmati keuntungan sejak lama. Saat ini berikan ruang untuk kami para buruh bertahan. Sisihkan sedikit anggaran untuk menahan PHK," tegasnya.
Baca juga:
Buruh rokok banyak kena PHK, Apindo tolak penaikan tarif cukai 2016
Di tengah badai PHK, industri garmen masih butuh ribuan pekerja
Ekonomi melemah, satu juta buruh berpotensi di-PHK
Shell Malaysia pecat 1.300 karyawan
Ekonomi melemah, 12 ribu buruh di Kota Tangerang di-PHK
Apindo ungkap 27.000 orang sudah terkena PHK hingga September 2015