LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Konflik Rusia-Ukraina Bawa Modal Asing Keluar dari RI Capai Rp34 Triliun

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mencatat, aliran modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia senilai Rp34 triliun selama perang Rusia-Ukraina yang berlangsung pada Maret 2022.

2022-03-17 21:13:29
SBN
Advertisement

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mencatat, aliran modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia senilai Rp34 triliun selama perang Rusia-Ukraina yang berlangsung pada Maret 2022.

Dengan kondisi tersebut, pasar keuangan domestik kehilangan modal asing sebesar USD400 juta secara total (nett outflow) dari 1 Januari sampai 15 Maret 2022.

"Aliran modal asing keluar dari pasar surat berharga negara (SBN) sekitar Rp30 triliun dan pasar saham Rp4 triliun," ungkap Destry dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (17/3).

Advertisement

Menurut Destry, investor asing saat ini cenderung mengalihkan dananya ke aset aman seperti dolar AS dan emas di tengah gejolak geopolitik global yang berhasil meningkatkan persepsi risiko investasi alias Credit Default Swap (CDS) seluruh negara, termasuk Indonesia yang naik sekitar 40 basis poin.

"Tetapi kita tidak sendiri, negara-negara lain semua seperti Thailand, Filipina, dan Malaysia meningkat, bahkan secara persentase peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia," tambahnya.

Aliran modal asing keluar yang cukup besar dari pasar SBN terjadi pula karena salah satunya terdapat kenaikan imbal hasil atau yield SBN Indonesia yang sekarang naik ke level 6,7 persen, didorong oleh peningkatan yield obligasi AS ke level 2,1 persen.

Advertisement

Meski demikian, peningkatan imbal hasil SBN Indonesia tak terlalu signifikan lantaran porsi investor domestik dalam kepemilikan SBN sudah cukup kuat. "Dalam dua bulan terakhir itu asuransi dan dana pensiun cukup kencang masuk di pasar SBN dan mendorong adanya penyesuaian pada imbal hasil SBN, tapi tidak terlalu drastis," ujar Destry.

Kendati terdapat aliran modal asing keluar, masih terdapat aliran modal asing masuk akibat baiknya prospek ekonomi domestik yang mengundang investor untuk masuk di pasar saham domestik.

Baca juga:
Luhut: Indonesia Jadi Kesayangan untuk Investasi
Luhut Incar Dana UEA dan Arab Saudi Usai Softbank Mundur Investasi ke IKN
Kementerian Investasi: Investor dari Berbagai Negara Tertarik Ibu Kota Nusantara
Pemerintah Tawarkan 47 Proyek Investasi Senilai Rp155 Triliun
Polisi: Indra Kenz Hilangkan Barang Bukti Data dan Komunikasi dengan Binomo
Penjelasan Menko Luhut soal Mundurnya Softbank dari Proyek Pembangunan Ibu Kota Baru

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.