LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Kolaborasi Strategis PLN EPI, PLN Puslitbang, dan Itera Perkuat Pengembangan Ekosistem Bioenergi Nasional

PLN EPI bersama PLN Puslitbang dan Itera bersinergi dalam riset tanaman energi kaliandra dan sorgum. Langkah ini memperkuat Pengembangan Bioenergi PLN EPI dan ketahanan pasokan biomassa nasional.

Minggu, 07 Jun 2026 09:01:19
bioenergi pln epi
PLN EPI bersama PLN Puslitbang dan Itera bersinergi dalam riset tanaman energi kaliandra dan sorgum. Langkah ini memperkuat Pengembangan Bioenergi PLN EPI dan ketahanan pasokan biomassa nasional. (AntaraNews)
Advertisement

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengambil langkah strategis dalam memperkuat ekosistem bioenergi nasional melalui kolaborasi riset. Sinergi ini melibatkan PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (PLN Puslitbang) serta Institut Teknologi Sumatera (Itera) untuk mengembangkan tanaman energi jenis kaliandra dan sorgum.

Kolaborasi ini bertujuan mendukung pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar campuran (co-firing) pada pembangkit listrik, sekaligus menjajaki potensi produksi hidrogen hijau melalui proses gasifikasi. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pasokan biomassa dan mempercepat agenda transisi energi di Indonesia.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa pengembangan tanaman energi merupakan fondasi penting untuk memenuhi kebutuhan biomassa yang terus meningkat. Pelaksanaan kick off meeting penelitian bioenergi ini telah berlangsung di Kampus Itera, Bandarlampung, Lampung, menandai dimulainya upaya bersama ini.

Memperkuat Pasokan Biomassa dan Potensi Hidrogen Hijau

Kolaborasi antara PLN EPI, PLN Puslitbang, dan Itera berfokus pada riset tanaman energi kaliandra dan sorgum yang memiliki potensi besar. Tanaman ini dikenal mampu tumbuh di lahan marginal dengan produktivitas tinggi, menjadikannya pilihan strategis untuk pasokan biomassa berkelanjutan.

Advertisement

Pemanfaatan biomassa dari tanaman ini tidak hanya terbatas sebagai bahan bakar co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Lebih jauh, riset juga mengeksplorasi potensi biomassa sebagai bahan baku utama untuk produksi hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.

Hokkop Situngkir menjelaskan, “Ke depan, kebutuhan biomassa akan terus meningkat seiring perluasan implementasi co-firing dan pengembangan bioenergi nasional.” Oleh karena itu, PLN EPI tidak hanya fokus pada rantai pasok, tetapi juga mendorong riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Advertisement

Pengembangan ini menjadi krusial dalam mendukung target penurunan emisi karbon Indonesia, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui riset yang kuat dan teknologi yang tepat, diharapkan model bisnis bioenergi yang berkelanjutan dapat terwujud.

Tanaman Energi Unggul: Kaliandra dan Sorgum

Pemilihan kaliandra dan sorgum sebagai objek riset didasarkan pada karakteristik unggul kedua tanaman tersebut. Keduanya memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi lahan marginal, yang berarti dapat dibudidayakan tanpa mengganggu lahan pertanian produktif.

Selain itu, kaliandra dan sorgum menawarkan produktivitas biomassa yang tinggi, memastikan ketersediaan bahan baku yang konsisten untuk kebutuhan energi. Potensi pemanfaatannya sangat luas, mulai dari biomassa padat untuk co-firing hingga bahan baku untuk hidrogen hijau.

Hokkop Situngkir menekankan bahwa bioenergi tidak hanya berperan dalam menurunkan emisi, tetapi juga berpotensi menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. Ini mencakup petani dan komunitas lokal yang terlibat dalam budidaya tanaman energi.

Penelitian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan teknik budidaya yang efisien, analisis karakteristik biomassa, kajian mendalam tentang pemanfaatan optimal untuk pembangkit listrik dan produksi hidrogen hijau.

Sinergi Akademisi dan Industri untuk Inovasi Energi

Kolaborasi antara industri seperti PLN EPI dan PLN Puslitbang dengan institusi akademik seperti Itera merupakan kunci dalam mendorong inovasi. General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, menyatakan bahwa sinergi ini penting untuk menghasilkan inovasi yang dapat diimplementasikan secara nyata di sektor ketenagalistrikan.

PLN secara konsisten mendorong riset terapan yang mampu menjawab tantangan energi masa depan. Pengembangan tanaman energi seperti kaliandra dan sorgum diharapkan dapat menghasilkan model pemanfaatan biomassa yang lebih efisien, baik untuk co-firing maupun pengembangan energi hijau lainnya.

Rektor Itera, Prof. Nyoman Pugeg Aryantha, menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengembangan energi terbarukan nasional. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghasilkan teknologi dan model pengembangan tanaman energi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan energi terbarukan Indonesia,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Itera berharap dapat menghasilkan teknologi dan model pengembangan tanaman energi yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam solusi energi nasional.

Masa Depan Bioenergi dan Ekonomi Hijau

Pengembangan bioenergi bukan sekadar menyediakan bahan bakar alternatif bagi pembangkit listrik, melainkan juga membangun ekosistem ekonomi hijau yang komprehensif. Ekosistem ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, industri, petani, hingga masyarakat luas.

Saat ini, implementasi co-firing biomassa telah berjalan di puluhan PLTU di Indonesia, menjadi upaya nyata dalam menurunkan emisi karbon dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya domestik. PLN EPI, sebagai subholding energi primer, terus memimpin upaya ini sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

Hasil riset diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendukung terbentuknya ekosistem bioenergi yang memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian, kehutanan, dan ekonomi masyarakat. Ini akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan lokal.

Hokkop Situngkir menyimpulkan, “Kolaborasi antara PLN EPI, PLN Puslitbang, dan Itera menjadi fondasi penting untuk mengubah potensi sumber daya hayati Indonesia menjadi energi masa depan yang bersih, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi bangsa.”

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Apriyadi Kusbiantoro: Komikus Asal Bantul yang Mendunia, Karyanya Rambah Pasar Internasional
  • Kolaborasi Strategis PLN EPI, PLN Puslitbang, dan Itera Perkuat Pengembangan Ekosistem Bioenergi Nasional
  • DPD RI Tegaskan Kekuatan Hukum Adat Papua, Jamin Hak Masyarakat Adat
  • Alumni Kolese Kanisius Salurkan Donasi Rp200 Juta untuk Pendidikan di NTT
  • Motif Sakit Hati Jadi Pemicu Pembunuhan Pedagang Cilok Tangerang
  • bioenergi pln epi
  • co-firing
  • energi terbarukan
  • hidrogen hijau
  • itera
  • ketahanan energi
  • konten ai
  • merdekaantara
  • pln puslitbang
  • riset biomassa
  • tanaman energi
  • transisi energi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.