LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

KNKT: 80 Persen Kecelakaan Kendaraan Karena Ban Kurang Tekanan

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyebut 80 persen kecelakaan kendaraan di jalan raya diakibatkan oleh masalah yang terjadi pada ban. Sebagian besar penyebabnya adalah tekanan ban yang tidak sesuai.

2019-11-06 13:29:10
KNKT
Advertisement

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyebut 80 persen kecelakaan kendaraan di jalan raya diakibatkan oleh masalah yang terjadi pada ban. Sebagian besar penyebabnya adalah tekanan ban yang tidak sesuai.

Dia menjelaskan tekanan udara di bawah standar akan menyebabkan meningkatnya tekanan ban terhadap pelek yang berdampak pada peningkatan tekanan dan temperature udara di dalam ban.

"80 persen kecelakaan akibat tekanan bannya kurang. Kalau kita berjalan di jalan tol bahwa tekanan ban kurang itu akibatnya sangat fatal begitu kita ke jalan tol kendaraan kita cukup kencang," kata dia dia dalam sebuah acara bertajuk Waspadai Kondisi Ban Saat Berkendara di Jalan Tol, di Gedung Kemenhub, Jakarta, Rabu (6/11).

Advertisement

Secara umum, kecelakaan pecah ban di jalan tol disebabkan karena 3 hal utama, yaitu tekanan angin ban yang tidak sesuai ukurannya, ban benjol akibat kena lubang sehingga menurunkan kekuatan ban dan menggunakan ban gundul.

Jika kelebihan tekanan, akan berisiko pada kondisi sulit terkendali jika kecepatan tinggi dan mudah selip. Sementara jika kekurangan tekanan akan berdampak pda pemborosan BBM dan yang terburuk adalah berpotensi pecah ban.

Ban dengan tekanan udara yang kurang berpotensi menimbulkan pecah ban dan timbul kecelakaan saat berkendara. "Kalau ban belakang pecah bahaya karena mobil gak bisa dikendalikan," ujarnya.

Advertisement

Oleh karena itu dia menegaskan masyarakat terutama penggunaan kendaraan harus memperhatikan dengan betul kondisi ban sebelum berkendara. Ban harus memiliki tekanan udara sesuai standar pabriknya.

Baca juga:
Diduga Rem Blong, Truk Hantam Rombongan Pengantin di Cianjur
Hasil Autopsi, Pebalap Afridza Meninggal Karena Cedera di Kepala
Selesai Diautopsi, Jenazah Pembalap Afridza akan Segera Dibawa ke Tanah Air
Pasutri di Gresik Tewas usai Warung Diseruduk Truk Bermuatan Pasir
Sopir Livina Tabrak Apotek Senopati Ngaku Hilang Konsentrasi Hingga Injak Pedal Gas
Lalai Parkir Truk Sebabkan Pemotor Tewas, Sopir Truk Ditangkap Polisi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.