KKP Beberkan Alasan Indonesia Butuh Impor 3 Juta Ton Garam
Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar mengatakan, impor garam dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nasional yang stoknya kurang 3 juta ton.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membeberkan alasan pemerintah memutuskan untuk impor garam sebanyak 3 juta ton.
Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar mengatakan, impor garam dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nasional yang stoknya kurang 3 juta ton.
"Bahwasanya stok awal yang ada 4,4 juta ton untuk ketersediaan, sedangkan kebutuhan 7,5 juta ton, jadi kurangnya 3 juta ton," jelas Antam dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Senin (29/3).
Menurut Antam, dari 3 juta ton ini, 1,5 juta ton garam rakyat harus terserap industri Pihaknya juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program ini per 6 bulan.
Antam juga mengatakan, impor garam tidak akan dilakukan saat musim panen untuk menjaga harga produsen lokal.
Nantinya, pelabuhan impor garam ini akan diatur oleh KKP dengan memetakan mana daerah yang industrinya membutuhkan garam dan mana yang tidak.
"Tempat pemasukan atau pelabuhan impor akan diatur oleh KKP dengan memperhatikan lokasi-lokasi industri yang membutuhkan garam," katanya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Stok Dalam Negeri Melimpah, SNNU Tolak Impor Garam 3 Juta Ton
Tanggapi Impor Garam, Petani Cirebon Keluhkan Produk Lokal Tak Laku dan Harga Anjlok
Susi Pudjiastuti: Garam Impor Tak Boleh Lebih dari 1,7 Juta Ton
PDIP Minta Mendag Jangan Ngotot Impor Beras dan Garam
Impor Garam Dinilai Tak Rugikan Petani, Ini Penyebabnya
Kemarahan Jokowi dan Impor Garam 3 Juta Ton