Ketua PBNU minta pemerintah tingkatkan produktivitas petani
Ketua Umum Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj menyambangi Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Adapun, maksud kedatangannya adalah untuk berdiskusi seputar masalah pertanian dengan mendorong pemerintah melakukan pemberdayaan petani Indonesia.
Ketua Umum Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj menyambangi Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Adapun, maksud kedatangannya adalah untuk berdiskusi seputar masalah pertanian dengan mendorong pemerintah melakukan pemberdayaan petani Indonesia.
"Tadi saya bicara bagaimana kita menggalakkan mendorong dengan apa kita dampingi dan pelatihan-pelatihan yang maksimal agar mereka mampu menanam, kualitasnya baik dan menguntungkan," ujar Said, Selasa (25/7).
Dia pun meminta Kementerian Pertanian dapat memberdayakan para petani sehingga dapat menjadi lebih produktif. Selain itu, pemerintah mesti menindak tegas praktik-praktik yang merugikan para petani.
"Jangan dibiarkan begitu saja kemudian menghadapi tengkulak yang nakal dengan sistem yang sudah canggih. Mereka (petani) cuma tradisional, pengurus NU sangat-sangat berkewajiban peduli dengan mereka," katanya.
Pada kunjungan ini, Said Aqil juga menyatakan dukungan terhadap program-program pemerintah yang pro rakyat agar tercipta pemerataan ekonomi untuk seluruh masyarakat.
"Apapun kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Pak Menteri ini saya di belakang Pak Menteri, asalkan demi kebenaran, demi tegaknya hukum, keadilan, dan pro rakyat," tegasnya
"Kekayaan jangan hanya dinikmati oleh orang-orang itu itu melulu. Harus ada pemerataan," pungkasnya.
Baca juga:
Pemerintah klaim kebijakan pertanian sudah lindungi petani
Fintech Crowdlending TaniFund bantu petani kembangkan usaha
Kekeringan bikin petani di Aceh Besar rogoh kocek lebih dalam
Cara petani Palestina memproduksi tembakau menjadi rokok
Diserang hama wereng, petani di Mojokerto gagal panen
Temui Ketum PKB, petani tebu keluhkan rencana penerapan pajak