Kerja sama pariwisata, Singapura buka penerbangan langsung ke Aceh
Pemerintah Kota Banda Aceh dan Singapura menjalin kerja sama bidang transportasi, lingkungan, people exchange peningkatan kapasitas SDM aparatur pemerintah dan bidang pariwisata dan layanan kesehatan. Kerja sama ini membuka jalur penerbangan langsung tanpa harus transit di Bandara Kuala Namu, Medan.
Pemerintah Kota Banda Aceh dan Singapura menjalin kerja sama bidang transportasi, lingkungan, people exchange peningkatan kapasitas SDM aparatur pemerintah dan bidang pariwisata dan layanan kesehatan. Salah satu bukti nyata kerja sama adalah memasukkan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang ke dalam Singapore Changi Airport Group, sehingga tersedia penerbangan langsung ke Singapura, tanpa lagi harus transit di Bandara Kuala Namu, Medan.
"Jadi, nanti sama seperti ke Penang dan KL, jika mau ke Singapura tak perlu lagi transit di Kuala Namu. Dengan adanya direct flight tentu masyarakat akan merasa lebih nyaman,” ujar Konsul Singapura yang berkedudukan di Medan, Mark Low di Balai Kota Banda Aceh, Senin (23/1).
Mark Low menyebutkan, kedatangannya ke Banda Aceh kali ini bertepatan dengan momen 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura. Pihaknya juga berkeinginan untuk berbagi pengalaman Singapura dalam membangun kotanya, lingkungan, dan sistem transportasi lewat berbagai program. Kata Mark, program-program serupa juga tengah dijalankan di negara-negara tetangga lainnya seperti Vietnam dan Kamboja.
"Bagi kami, Aceh begitu spesial dan potensial. Dari beberapa daerah di Sumatera, Aceh khususnya Banda Aceh menjadi salah satu kota yang kami pilih untuk penjajakan kerja sama lebih lanjut," jelasnya.
Sementara itu, Plt Walikota Banda Aceh, Hasanuddin menyambut baik kerja sama ini. “Saat ini kami sedang giat-giatnya membangun sektor pariwisata, transportasi, dan jasa seperti perhotelan. Kerja sama dengan Singapura tentu akan mempercepat pembangunan kota kami,” jelas Hasanuddin.
Terkait penerapan Syariat Islam, dia pastikan sama sekali tidak menghambat Kota Banda Aceh untuk maju dan menutup diri dari dunia luar. "Wisatawan dari negara manapun akan nyaman dan aman berada di kota kami. Tolong informasikan ke dunia, kami sangat senang menyambut tamu dari seluruh Negara," pungkasnya.
Baca juga:
Penjelasan Express Air soal oksigen di pesawat tiba-tiba berkurang
Menhub Budi minta kasus suap tak terulang lagi di Garuda Indonesia
Dubes: Pelantikan Trump tak pengaruhi kerja sama penerbangan RI-AS
Ini 20 maskapai penerbangan dunia teraman di 2017
Gandeng AS, pemerintah tingkatkan transportasi penerbangan RI
Cegah pelecehan, maskapai India sediakan kursi khusus wanita
Garuda Indonesia ajukan penerbangan ke AS tiga kali seminggu