Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dubes: Pelantikan Trump tak pengaruhi kerja sama penerbangan RI-AS

Dubes: Pelantikan Trump tak pengaruhi kerja sama penerbangan RI-AS Donald Trump. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelantikan Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump dinilai tidak akan mempengaruhi kerja sama bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat, terutama dalam bidang penerbangan.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R Donovan mengatakan, pelantikan Trump pada 20 Januari mendatang tidak ada yang akan berubah antara Indonesia dan Amerika Serikat. Justru akan meningkatkan kerja samanya dengan Indonesia karena AS berkepentingan dalam hal ini.

"Pelantikan Presiden Trump pada 20 Januari tidak akan menghambat keberlanjutan kerja sama, tidak akan ada yang berubah dengan kemitraan antara Indonesia dan Amerika Serikat," ujarnya seperti ditulis Antara, Selasa (17/1).

Menurut dia, antarkedua negara tersebut bisa memperbaiki hubungan baik, terutama dalam bidang ekonomi, perdagangan, lingkungan dan sebagainya. "Amerika Serikat merasa berkepentingan atas semua ini dan semua perubahan yang drastis," ucapnya.

Donovan sendiri mengunjungi Kementerian Perhubungan untuk melakukan ramah tamah dengan Menteri Perhubungan setelah bertemu Presiden RI, selain itu juga untuk melanjutkan kerja sama strategis khususnya di bidang Aviasi.

"Selamat kepada Indonesia yang telah mendapatkan FAA kategori I semoga ini bisa mempererat kerja sama antara Indonesia dan AS", ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub Budi Karya menyampaikan selamat atas penugasan Joseph R Donovan sebagai Dubes AS yang baru untuk Indonesia. "Dengan kerja sama ini banyak manfaat yang diperoleh kedua negara, terutama dalam meningkatkan masyarakat transportasi udara di Indonesia," tuturnya.

Selain itu, juga dapat dilakukan pengembangan kerja sama pengelolaan Bandara Kualanamu dan Bandara Balikpapan serta bandara-bandara kecil, khususnya Papua dengan skema kerja sama pemerintah swasta (PPP). "Peningkatan kerja sama ini diharapkan dapat membantu Indonesia untuk modernisasi dan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan 'Flight Information Region' (FIR)," tuturnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan dan Kedutaan Besar Amerika Serikat telah menyetujui melanjutkan program U.S - Indonesia Aviation Working Group (AWG).

Program tersebut mulai berlangsung dari tanggal 20 April 2015. AWG tersebut juga mendapatkan dukungan dari Departemen Perdagangan dan Federasi Penerbangan Sipil (FAA) AS.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP