LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kereta Cepat Jakarta-Bandung dibangun besar-besaran mulai Mei 2018

Pembahasan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara garis besar fokus pada tiga hal, yaitu perizinan, pembebasan lahan dan pendanaan.

2018-02-08 12:23:07
Kereta Cepat Indonesia China
Advertisement

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar rapat koordinasi Percepatan Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Salah satu yang hadir dalam rapat ini yaitu Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Menhub Budi mengungkapkan, ada banyak hal yang dibahas selama rapat berlangsung salah satunya terkait masalah perizinan. "Jadi dibahas secara komprehensif, semua hal-hal yang berkaitan dengan perizinan juga pertanahan, juga pendanaan," kata Menhub Budi.

Pembahasan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara garis besar fokus pada tiga hal, yaitu perizinan, pembebasan lahan dan pendanaan. "Dan yang gembira adalah pembebasan lahan sedang berlangsung, bisa dipastikan pembebasan lahan bisa diselesaikan pada bulan April," ujarnya.

Advertisement

Dengan selesainya pembahasan lahan tersebut, maka proyek bisa langsung dimulai pada bulan berikutnya. "Sehingga kalau di mulai bulan Mei kita sudah bisa melaksanakan (pembangunan), kalau izin tinggal minor-minor saja, dan pendanaan akan kita finalisasi dengan satu koordinasi."

Hingga saat ini, lanjutnya, pembebasan lahan sudah hampir separuhnya selesai. "Sekarang sudah 53 (atau) 44 persen."

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan akan melakukan evaluasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang hingga saat ini belum juga terealisasi meski telah ground breaking sejak 2016.

Advertisement

Luhut mengatakan, evaluasi akan dilakukan dalam satu bulan ke depan untuk mengetahui masalah yang menjadi kendala proyek tersebut.

"Sekarang saya mau evaluasi, saya disuruh evaluasi. Presiden ingin tahu, kenapa. Pokoknya saya mau dalam satu bulan ini sudah dapat bentuknya, ini gimana, apa yang terjadi," katanya dikutip dari Antara, Senin (8/1).

Mantan Menko Polhukam itu mengaku baru diperintah beberapa waktu lalu untuk melakukan evaluasi proyek tersebut. Dia diminta evaluasi bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Meski belum bisa mengatakan indikasi kendala yang membuat proyek kereta cepat pertama itu belum juga terealisasi, Luhut mengatakan bahwa rencananya proyek tersebut akan terhubung dengan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

"Presiden sudah minta evaluasi, Jakarta-Bandung mungkin sampai Kertajati. Karena kalau sudah sampai di situ, 200 Km, mungkin reasonable (wajar) biayanya," katanya.

Baca juga:
Menhub Budi janjikan proyek LRT ini sudah bisa beroperasi tahun depan
Politisi Gerindra nilai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung menghamburkan uang
Ratusan warga Cipinang Melayu terancam digusur akibat proyek kereta cepat
China yakin kereta cepat Jakarta-Bandung selesai akhir 2019
Ini kereta peluru China yang melaju 400 km/jam, tercepat di dunia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.