LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kereta Api Logistik Mau Kembangkan Terminal Barang jadi Entitas Bisnis

PT Kereta Api Logistik (KALOG) selaku anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI berencana untuk mengembangkan fungsi dari terminal pengangkutan barang menjadi entitas bisnis tersendiri yang bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan.

2019-09-07 15:33:00
Kereta Api Indonesia
Advertisement

PT Kereta Api Logistik (KALOG) selaku anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI berencana untuk mengembangkan fungsi dari terminal pengangkutan barang menjadi entitas bisnis tersendiri yang bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Plt Direktur Utama PT KAI Hendy Helmy mengatakan, pihaknya bakal melakukan konsolidasi untuk mengubah pola sistem angkutan barang. Dia ingin menghidupkan potensi bisnis dari kegiatan pengangkutan logistik.

"Misalkan, dulu di terminal kita punya lahan cukup besar, (tapi) terminal-terminal ini kita enggak optimalkan. Ini hanya bagian supporting dari angkutan barang. Tapi nanti ke depan kita mau jadikan terminal jadi basic bisnis juga," jelas dia di Jakarta, Sabtu (7/9).

Advertisement

Dia mengutarakan, pihaknya dulu hanya fokus pada angkutan barang namun melupakan keberadaan terminal. Tapi kemudian ia menyadari, ternyata terminal ini dapat menjadi suatu entitas bisnis tersendiri yang bisa menguntungkan.

"Makanya kita lagi pikir organisasi yang tidak hanya fokus kepada angkutan, tapi juga fokus kepada gudang-gudang, terminal-terminal, dan lain-lain," ungkap dia.

Hendy menyampaikan, KALOG saat ini punya keterbatasan bongkar-muat pada saat angkutan barang lantaran belum memaksimalkan keberadaan terminal. Ke depan, ia mau lebih mengembangkan terminal barang yang ada di luar Jakarta.

Advertisement

"Kita lagi coba jajaki peluang pasar yang tidak terkelola saat ini. Misalnya Jakarta ke Surabaya mau turun Cikampek enggak bisa kan, karena kita belum punya. Kita mau bikin, padahal di Cikampek itu cukup besar pasar industrinya," tuturnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Baca juga:
Kereta Api Logistik Target Pendapatan Rp 1,1 Triliun Tahun Ini
Menhub Budi Janjikan Proyek KA Bandara Solo Selesai Oktober
Hari Pelanggan Nasional 2019, D'Masiv Sapa Pengguna KRL di Stasiun Manggarai
Data BPS: Jumlah Penumpang Kereta Tembus 37,9 Juta Orang di Juli 2019
Pesona Garut dari Lintasan Sejarah Stasiun Kereta Api Cibatu
Rel Ganda Beroperasi, PT KAI Akan Perpanjangan Rute Prambanan Ekspress
INKA Bakal Bangun Kereta Api untuk Madagaskar

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.