Kenaikan Penumpang Bandara Ngurah Rai Melonjak Signifikan Selama Nataru 2025/2026
Bandara Ngurah Rai mencatat kenaikan penumpang signifikan selama periode Nataru 2025/2026, melampaui rata-rata harian normal dan capaian tahun sebelumnya, membuktikan Bali tetap menjadi destinasi favorit wisatawan.
Denpasar, Bali - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mengalami peningkatan jumlah penumpang yang mencolok selama periode Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kenaikan ini terjadi dalam 12 hari pertama operasional posko, terhitung sejak 15 hingga 26 Desember 2025, menunjukkan geliat pariwisata Bali yang semakin pulih. Data terkini mengindikasikan bahwa pergerakan penumpang masuk dan keluar Pulau Dewata melampaui angka rata-rata harian pada bulan-bulan sebelumnya.
Menurut Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, pergerakan penumpang keluar masuk Bali pada periode 15-26 Desember 2025 naik sekitar 2 persen dibandingkan rata-rata harian Januari-November 2025. Peningkatan ini tidak hanya terbatas pada jumlah penumpang, tetapi juga terlihat pada trafik pesawat yang melayani rute domestik dan internasional.
Lonjakan aktivitas ini secara efektif membantah narasi yang menyebut Bali sepi dari wisatawan, terutama menjelang dan sesudah perayaan Natal. Dengan data kedatangan penumpang yang lebih tinggi dibandingkan keberangkatan, Bandara Ngurah Rai menegaskan bahwa Bali masih menjadi magnet kuat bagi para pelancong yang ingin menghabiskan liburan akhir tahun.
Lonjakan Pergerakan Penumpang dan Pesawat Jelang Akhir Tahun
Selama 12 hari periode Posko Angkutan Nataru, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani total 811.170 penumpang. Angka ini setara dengan rata-rata 67.597 penumpang per hari, melebihi rata-rata harian pergerakan penumpang pada Januari hingga November 2025 yang tercatat sebanyak 66.222 penumpang per hari.
Tidak hanya penumpang, trafik pesawat juga menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam periode yang sama, tercatat 5.128 pergerakan pesawat atau rata-rata 427 pergerakan per hari. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata harian sepanjang tahun 2025 yang berada di angka 390 pergerakan.
Gede Eka Sandi Asmadi menjelaskan, “Adapun selama 12 hari periode Posko Angkutan Nataru yang mulai aktif berjalan sejak 15 Desember 2025 lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani 811.170 penumpang atau rata-rata 67.597 penumpang hari.” Pernyataan ini menggarisbawahi intensitas aktivitas di bandara tersebut.
Fluktuasi dan Puncak Kenaikan Penumpang di Bandara Ngurah Rai
Kondisi pergerakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama Posko Nataru menunjukkan fluktuasi yang menarik. Jelang Natal, pada Rabu (24/12), jumlah penumpang mulai meningkat pesat, mencapai 70.746 orang. Angka ini terdiri dari 30.543 penumpang domestik dan 40.203 penumpang internasional.
Peningkatan pada 24 Desember ini tidak hanya lebih tinggi dari hari sebelumnya, tetapi juga melampaui kondisi hari yang sama pada Posko Nataru 2024, dengan capaian 108,8 persen dari 65.044 penumpang tahun lalu. Namun, pada puncak Natal, Kamis (25/12), Gede Eka mengakui bahwa pergerakan penumpang sedikit menurun menjadi 64.157 orang, dengan 26.970 penumpang domestik dan 37.187 internasional.
Kondisi pergerakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali membaik secara signifikan pada Jumat (26/12). Pada hari tersebut, jumlah penumpang melonjak menjadi 72.269 orang, mencapai 106,5 persen dibandingkan tanggal yang sama tahun lalu.
Bali Tetap Jadi Magnet Wisata Selama Nataru
Selain lonjakan jumlah penumpang, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga mencatat peningkatan trafik penerbangan. Pada 26 Desember 2025, total pesawat yang dilayani mencapai 448 pergerakan, atau 109,8 persen dibandingkan tanggal yang sama pada Posko Nataru tahun lalu.
Data ini sekaligus menepis anggapan bahwa Bali sepi dari kunjungan wisatawan. Dari total pergerakan penumpang pada 26 Desember, yaitu 72.269 orang, jumlah kedatangan penumpang lebih banyak dibandingkan yang berangkat. Tercatat 17.479 kedatangan penumpang domestik dan 24.653 kedatangan penumpang internasional.
“Jumlah pergerakan penumpang pada hari ke-12 72.269 penumpang, yang terdiri atas 29.751 penumpang domestik dan 42.508 penumpang internasional, dari keduanya, jumlah penumpang yang datang lebih tinggi dari yang berangkat, yakni 17.479 kedatangan penumpang domestik, dan 24.653 kedatangan penumpang internasional,” kata Gede Eka. Pernyataan ini jelas menunjukkan bahwa Bali masih menjadi tujuan utama liburan akhir tahun.
Sumber: AntaraNews