LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kementerian BUMN ungkap keuntungan penggabungan Pertamina & PGN

"Kalau kita satukan ini, PGN menjadi bagian Pertamina, maka konsentrasi infrastruktur migas ini dapat dipercepat."

2016-08-14 18:00:00
Holding BUMN
Advertisement

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) optimis holding antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk akan mendorong efektivitas dalam pendistribusian gas. Selain itu, holding dua perusahaan pelat merah tersebut dinilai juga mempercepat eksploitasi gas dalam negeri.

Deputi bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, meski keduanya memiliki beberapa kesamaan proyek seperti di bidang distribusi, transmisi dan sektor upstream, namun bila keduanya digabungkan maka akan banyak menciptakan efisiensi di sektor migas.

"Kalau dua-duanya berjalan sendiri-sendiri, maka apa yang terjadi efektivitas kita dalam melakukan eksploitasi gas domestik ini tidak akan secepat bila mereka bergabung," kata Edwin dalam acara diskusi energi yang digagas merdeka.com di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Minggu (14/8).

Advertisement

Selain efisiensi dalam eksploitasi migas, penyatuan dua perseroan tersebut juga dinilai akan memberi kemudahan dan percepatan dalam pembangunan infrastruktur di sektor migas. Pasalnya, kedua perusahaan dinilai saling melengkapi.

"Kalau kita satukan ini, PGN menjadi bagian Pertamina, maka konsentrasi infrastruktur migas ini dapat dipercepat, semakin efisien. Secara struktur, penguasaan gas banyak di Pertamina. Infrastruktur PGN untuk gas lebih besar dari Pertamina," ujarnya.

Baca juga:
Analis minta pemerintah ungkap manfaat penggabungan PGN ke Pertamina
Holding BUMN, Menko Darmin ungkap masih banyak beda pendapat
Terungkap, 5 alasan kengototan Presiden Jokowi bentuk holding BUMN
Getol bentuk holding, Jokowi tak mau pembangunan bergantung APBN
Jokowi sebut holding bikin BUMN jadi perusahaan kelas dunia
Selain energi, Rini juga akan gabungkan BUMN sektor pangan
5 Untung rugi rencana Jokowi gabungkan BUMN dalam holding

Advertisement
(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.