LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kementan keluarkan aturan cegah melon Australia berbakteri masuk RI

Kementerian Pertanian menutup impor buah rock melon (cantaloupe) dari Australia masuk ke Indonesia untuk menyikapi kejadian luar biasa kontaminasi bakteri listeria monocytogenes di negara tersebut, melalui aturan Kepmen Nomor 207/Kpts/KR.040/3/2018.

2018-03-07 21:18:33
Kementan
Advertisement

Kementerian Pertanian menutup impor buah rock melon (cantaloupe) dari Australia masuk ke Indonesia untuk menyikapi kejadian luar biasa kontaminasi bakteri listeria monocytogenes di negara tersebut.

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Banun Harpini mengatakan Menteri Pertanian menerbitkan aturan Kepmen Nomor 207/Kpts/KR.040/3/2018 tentang Penutupan Pemasukan Rock Melon (Cantaloupe) dari Negara Australia Kedalam Wilayah Republik Indonesia.

"Menteri Pertanian memberi atensi khusus terhadap kasus ini, dan sangat peduli untuk mencegah kejadian ini di Indonesia. Beliau merespons dengan keputusan Menteri Pertanian," kata Banun seperti dikutip Antara, Rabu (7/3).

Advertisement

Beberapa poin utama dalam keputusan tersebut, yaitu penutupan masuknya rock melon (cantaloupe) dari Australia ke wilayah Indonesia, penutupan pemasukan rock melon tersebut diberlakukan sejak 3 Maret 2018.

Penutupan pengiriman yang dimaksud baik dilakukan secara langsung maupun transit di negara lain dibuktikan dengan Bill of Lading (B/L) atau Airway Bill (AWB) dan Cargo Manifest.

Selanjutnya, pemasukan rockmelon (cantaloupe) ke wilayah Indonesia yang dikirim dari Australia sejak 3 Maret 2018 dilakukan tindakan penolakan dan atau pemusnahan, serta tindakan penolakan atau pemusnahan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Karantina tumbuhan.

Advertisement

Banun memaparkan buah rock melon asal Australia ini belum pernah masuk ke Indonesia. Data sistem informasi karantina pertanian juga belum pernah mencatat adanya pemasukan buah ini baik tahun 2017 hingga 2018 sehingga Kementan mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik atau resah.

"Buah melon yang beredar di pasaran saat ini murni buah lokal dari petani Indonesia, dan Kementan menjamin buah tersebut sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat," kata dia.

Kementan akan terus mewaspadai dan melakukan pengawasan terhadap pemasukan buah impor secara intensif baik yang melalui bandara, pelabuhan dan perbatasan negara dengan menggerakkan seluruh kemampuan Badan Karantina Pertanian, baik operasional pengawasan di lapangan maupun laboratorium pengujian.

"Petugas karantina akan melakukan penolakan dan pemusnahan di tempat apabila dijumpai pemasukan buah melon eks impor ini yang masuk melalui negara tetangga Singapura dan Malaysia," tambahnya.

Sebelumnya, Tiga orang dilaporkan meninggal di Australia akibat makan buah melon mengandung bakteri listeria. Sebanyak 12 orang lainnya dilaporkan sakit.

Kejadian ini pertama kali diketahui bulan lalu dan terkait dengan sebuah pertanian di Nericon, Negara bagian New South Wales (NSW). Dua kematian terjadi di NSW dan satu lagi di Victoria.

Otoritas kesehatan mengatakan seluruh buah terkontaminasi itu sudah ditarik dari supermarket. Pihak berwenang juga memperingatkan ibu hamil dan lansia untuk tidak mengonsumsi bauh melon utuh.

"Semua 15 kasus yang terjadi menimpa lansia dan kebanyakan dari mereka kondisi kesehatannya sudah menurun," ujar Vicky Sheppeard, direktur komunikasi dari Badan Kesehatan NSW dalam pernyataan, seperti dilansir laman the Independent, Minggu (4/3).

Baca juga:
Pemerintah temukan bakteri baru di sawi putih dan kedelai impor
Setop impor komoditas, petani harus dibina bukan dijadikan beban
Kunjungi Pulau Tidung, Sandiaga panen ikan dan petik semangka
Sayuran organik dari gang sempit
Asa dari secuil sawah di Jakarta
Lahan pertanian terbatas, Sumbar butuh penggerak ekonomi baru

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.