LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kelola Blok Rimau Hingga 2043, Medco Janji Penuhi Target Produksi

Perusahaan telah mampu menahan laju penurunan alamiah sumur-sumur di Wilayah Kerja Rimau melalui berbagai inovasi, dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan lindung lingkungan.

2019-02-14 21:07:30
Migas
Advertisement

PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) berkomitmen memenuhi target produksi setelah ditunjuk kembali menjadi kontraktor Wilayah Kerja (WK) Rimau di Sumatera Selatan selama 20 tahun, terhitung efektif dari tahun 2023 sampai 2043.

Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan mengatakan,‎ Medco E&P akan terus berkomitmen untuk memenuhi target produksi yang ditetapkan pemerintah. Perusahaan juga telah mampu menahan laju penurunan alamiah sumur-sumur di Wilayah Kerja Rimau melalui berbagai inovasi, dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan lindung lingkungan.

"Medco E&P berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah," kata Ronald, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (14/2).

Advertisement

‎Menurut Ronald, penunjukan kembali Medco mengelola Blok Rimau oleh pemerintah, membuktikan perusahaan mampu mengelola wilayah kerja Rimau secara optimal sehingga dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah.

"Juga industri dan masyarakat untuk pemenuhan energi domestik serta melalui program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi," ujar Ronald.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan, kontrak bagi hasil WK Rimau ini akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak 23 April 2023. Dalam mengelola blok migas tersebut, ‎Medco memiliki porsi sebesar 95 persen dan perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi sebesar 5 persen.

Advertisement

‎"kontrak bagi hasil gross split wilayah kerja Rimau, dengan kontrak 20 tahun," tuturnya.

‎Djoko memperkirakan nilai investasi dari pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti (KKP) 5 tahun pertama sebesar USD 41,3 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD4 juta. Partisipasi Interes yang dimiliki oleh PT Medco E&P Rimau termasuk Partisipasi Interes 5 persen yang akan ditawarkan kepada Badan Usaha Milik Daerah sehingga Partisipasi Interest BUMD menjadi 10 persen.

"Termasuk Partisipasi Interes yang dimiliki oleh Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi yang merupakan BUMD Sumatera Selatan dengan mengacu pada Permen ESDM No 37 Tahun 2016," tandasnya.

Baca juga:
Medco Resmi Kembali Menjadi Operator Blok Rimau untuk 20 Tahun ke Depan
Calon Presiden Diminta Punya Program Tingkatkan Produksi Minyak
Harga Minyak Dunia Turun Dipicu Peningkatan Aktivitas Pengeboran AS
2 Blok Migas Beralih Kontrak Ke Gross Split
Menteri Jonan Kembali Desak Pengusaha Migas Tekan Biaya Produksi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.