Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Calon Presiden Diminta Punya Program Tingkatkan Produksi Minyak

Calon Presiden Diminta Punya Program Tingkatkan Produksi Minyak Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly Martawardaya mengatakan, mengharapkan Calon Presiden ‎(Capres) memiliki program menaikan produksi minyak dan gas bumi (migas) Indonesia, untuk mengurangi defisit neraca berjalan.

Menurutnya, penyebab utama defisit neraca berjalan yang terjadi belakangan ini adalah sektor migas, akibat produksi minyak yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sehingga untuk memenuhinya harus impor.

‎"Defisit neraca berjalan, antara migas dan non migas, migas selalu defisit, data dari BI sejak 2013 kita sudah negatif karena produksi menurun konsumsi meningkat," kata Berly, di Jakarta, Kamis (14/2).

Menurut Berly, laju penurunan produksi minyak yang terus terjadi harus diatasi pemerintahan berikutnya, agar impor minyak bisa dikurangi karena terututupi dari produksi sumur di dalam negeri. "Kita coba lah ternyata tren menurun. Sejak 2014 turun 30 persen lifting minyak," tuturnya.

Berly mengungkapkan, defisit migas harus dikurangi dengan meningkatkan produksi minyak‎, sebab jika defisit migas terus terjadi dan membesar maka akan membuat perekonomian rentan terpengaruh kondisi perekonomian dunia.

"Selama defisit Migs tidak dikurangi ekonomi kita sangat rentan terpengaruh, seperti kemarin the fed menaikan suku bunganya ekonomi kita ‎terpengaruh," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP