Kekhawatiran berlebihan bisa bikin IHSG sulit bangkit
IHSG berpotensi melanjutkan tren pelemahan jika pelaku pasar kembali berbalik melancarkan aksi jualnya.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 4.875-4.879 dan resisten 4.890-4.910. Meski diperkirakan turun tipis namun, pergerakan ini dapat memicu pelemahan lanjutan jika pelaku pasar kembali berbalik melancarkan aksi jualnya.
"Kekhawatiran berlebihan tentu akan membuat IHSG sulit untuk bangkit," ujar Analis Trust Securities, Reza Priyambada dalam riset hariannya, Jakarta, Kamis (19/6).
Adapun pertimbangan saham-saham hari ini antara lain AKRA, LSIP, ITMG, MPPA, SMGR, PGAS dan BMTR.
Sebelumnya kemarin Rabu (18/6) sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4906,67 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4881,95 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2 dan berakhir di level 4887,86.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Baca juga:
Dibantu sentimen positif, IHSG dibuka menguat 8 poin
IHSG terimbas sentimen negatif pelemahan Rupiah
Mengekor bursa Asia, IHSG ditutup melemah 21 poin
Ketegangan timur tengah bikin IHSG melemah
Harga rendah bisa bikin investor lakukan aksi beli