Kekayaan keluarga kerajaan Arab diklaim kalahkan orang terkaya dunia
Kekayaan keluarga kerajaan Arab diklaim kalahkan orang terkaya dunia. Maka dari itu, pemerintah diminta memanfaatkan ini untuk menarik dana mereka sebagai investasi di Tanah Air. Sejauh ini, kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud beserta rombongan ke Indonesia menghasilkan sebelas poin MoU.
Ekonom Universitas Indonesia Ninasapti Triaswati mengklaim bahwa kekayaan keluarga kerjaan Arab Saudi mengalahkan harta orang terkaya dunia saat ini, Bill Gates. Maka dari itu, pemerintah diminta memanfaatkan ini untuk menarik dana mereka sebagai investasi di Tanah Air.
"Jumlah kekayaan anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi jauh lebih besar dari kekayaan Bill Gates. Saya ingin sekali melihat kecepatan realisasinya, itu yang ditunggu. Kita lihat nanti naik enggak investasi Arab Saudi di Indonesia setelah ini (kedatangan Raja Salman)," ungkapnya di Gado Gado Boplo, Jakarta, Sabtu (4/3).
Sejauh ini, kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud beserta rombongan ke Indonesia menghasilkan sebelas poin nota kesepakatan (MoU). Nilai investasi pada kesebelas MoU tersebut belum ditentukan secara keseluruhan.
Dari sebelas MoU tersebut, hanya dua nilai investasi yang telah diketahui yaitu kerja sama antara PT Pertamina dengan Saudi Aramco senilai USD 6 miliar atau sekitar Rp 80 triliun. Kemudian pembiayaan proyek pembangunan antara Saudi Fund Development dan Pemerintah Republik Indonesia, nilainya USD 1 miliar atau sekitar Rp 13,3 triliun. "Ini angka yang harus kita realisasikan," ujarnya.
Nina berharap proyek yang telah disepakati pada MoU senilai USD 7 milliar atau sekitar Rp 93,3 triliun tidak berhenti hanya sebatas penandatanganan MoU. "Uang adalah sesuatu yang sangat kita harapkan untuk pembangunan. USD 7 miliar adalah angka yang harus kita realisasikan, ini PR buat kita," ujar Nina.
Selain itu, Nina berharap Indonesia dan Arab Saudi dapat meningkatkan hubungan kerja sama di masa mendatang. Mengingat, kerjasama Indonesia dan negara penghasil minyak tersebut masih tergolong minim.
Baca juga:
JK: Banyak kirim TKI, Arab Saudi kira Indonesia negara terbelakang
Perlancar investasi Arab Saudi, pemerintah pelototi aspek aturan
Wapres JK beri sinyal pemerintah tak minat beli saham Saudi Aramco
Istana soal nilai investasi Raja Salman: Kita bukan negara pengemis
4 Berkah untuk Indonesia dari kunjungan Raja Salman
Arab Saudi tertarik kembangkan Pulau Mandeh Sumbar
Membongkar fakta minimnya kerja sama ekonomi Indonesia-Arab Saudi