LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

KEIN Pastikan Indonesia Jauh dari Bahaya Krisis Ekonomi, Berikut Alasannya

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Arif Budimanta, mengatakan Indonesia masih jauh dari ancaman krisis ekonomi. Menurutnya, dengan ketahanan ekonomi yang masih kuat, Indonesia masih bisa bertahan di tengah perlambatan ekonomi global.

2019-09-13 15:43:51
KEIN
Advertisement

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Arif Budimanta, mengatakan Indonesia masih jauh dari ancaman krisis ekonomi. Menurutnya, dengan ketahanan ekonomi yang masih kuat, Indonesia masih bisa bertahan di tengah perlambatan ekonomi global.

"Beberapa hari ini Rupiah bahkan menguat," tuturnya di Jakarta, Jumat (13/9).

Budimanta menjelaskan, ketahanan ekonomi Indonesia ditopang konsumsi rumah tangga yang signifikan. Hematnya, secara fundamental RI masih terbilang jauh dari ancaman resesi.

Advertisement

"Secara market kita ini besar 260 juta penduduk kalau kita bicara konsumsi menggerakkan ekonomi PDB-nya sudah 55 persen, orang butuh belanja, butuh barang. Jadi yang disebut dengan capital outflow itu harus kita bagi apakah itu berbasis portfolio?" ujarnya.

Seperti diketahui, menurut presentasi Bank Dunia bertajuk Global Economic Risks and Implications for Indonesia, RI tengah berada pada ancaman capital outflow (arus modal keluar) yang besar. Hal ini membawa Indonesia turut terkena ancaman dari resesi global.

Menurutnya, dana keluar tidak terjadi di surat utang negara. Sebab, imbal hasil yang ditawarkan dinilai masih menarik. "Surat utang negara 10 tahun di atas 7 persen ada tidak negara tetangga yang bisa kasih di atas itu? Tidak ada kan?"

Advertisement

Arif merasa dana keluar terjadi di pasar modal. "Jadi mungkin masuk portfolio saham, mungkin ya, tapi saham-saham investor yang jangka panjang (bluechip) mereka tidak bakal keluar. Top 5 itu BUMN, ada BRI, Mandiri, untungnya triliunan. Jadi masih jauh dari ancaman krisis ekonomi. Kita hargai bank dunia jika itu sebagai warning tapi kalau kita lihat secara fundamental kita memiliki ketahanan ekonomi," lanjut dia.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

Baca juga:
4 Pencapaian Menakjubkan BJ Habibie
Begini Strategi BJ Habibie Tarik Investasi, Kunci Pulihkan Ekonomi Usai Krisis 98
Sri Mulyani Akui Daya Saing RI Tertinggal dari Korea dan Malaysia
Meski Ekonomi Bergejolak, Menko Luhut Klaim Kepercayaan Masyarakat Tetap Meningkat
Bagaimana BJ Habibie Buat Rupiah Menguat dari Rp15.000 jadi Rp7.000 Usai Krisis 98?
Upaya Habibie Kembalikan Stabilitas Perekonomian Patut Ditiru
Ada Ancaman Krisis Global, Rencana Pemindahan Ibu Kota Musti Dikaji Ulang

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.