LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kebutuhan Baja di Indonesia Diprediksi Capai 23,34 Juta Ton di 2025

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk memprediksi tren kebutuhan baja dalam negeri terus meningkat. Seperti di 2022, kebutuhan baja dalam negeri bisa mencapai 19 juta ton dan terus meningkat hingga 23,34 juta ton di tahun 2025.

2020-08-28 13:11:33
Krakatau Steel
Advertisement

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk memprediksi tren kebutuhan baja dalam negeri terus meningkat. Seperti di 2022, kebutuhan baja dalam negeri bisa mencapai 19 juta ton dan terus meningkat hingga 23,34 juta ton di tahun 2025.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, pandemi Corona justru mempengaruhi over supply baja di pasar global. Sehingga produsen baja mencari negara-negara yang nampaknya empuk untuk dapat dimasuki, salah satunya Indonesia.

"Dari kapasitas produksi baja dalam negeri yang mencapai 4,9 juta ton per tahun, utilisasinya belum 100 persen. Pasalnya, industri di Indonesia diserbu oleh baja impor," jelas dia dalam acara peluncuran Logo Baru Krakatau Steel di Jakarta pada hari ini, Jumat (28/8).

Advertisement

Padahal, kapasitas produksi hot rolled coil masih di atas permintaan tahunan di Indonesia. Sebagai contoh, pada 2019, produksi hot rolled coil 1,37 juta ton, sementara volume permintaan mencapai 2,6 juta ton.

Oleh karenanya, perusahaan baja dalam negeri ini terus mendorong program hilirisasi produk baja sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah produk Krakatau Steel. Juga mengoptimalkan utilisasi industri baja dalam negeri.

"Kami memanfaatkan pabrik-pabrik milik mitra yang didukung oleh bahan baku yang diproduksi oleh Krakatau Steel. Ini merupakan terobosan baru untuk meminimalkan biaya investasi, perluasan varian produk Krakatau Steel, serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Advertisement

Tak hanya itu, Krakatau Steel juga gencar melakukan transformasi bisnis melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi." "Sehingga kolaborasi menjadi semakin mudah dan dampak yang dapat dicapai bisa lebih besar membuka akses pasar," tukasnya.

Baca juga:
Jelang HUT ke-50, Krakatau Steel Luncurkan Logo Baru
Produksi Baja Ringan, Krakatau Steel Manfaatkan Pabrik Pihak Ketiga
DPR Sepakat Beri Dana Talangan ke Garuda Indonesia dan Krakatau Steel
Optimalkan TKDN, Pertamina Diminta Gunakan Bahan Baku dari Krakatau Steel
Tekan Dampak Corona, Krakatau Steel Ajukan Dana Talangan Rp3 Triliun
Setelah 8 Tahun, Krakatau Steel Mampu Raup Laba Hingga Rp1,08 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.