Kebijakan BBM satu harga bisa dorong ekonomi Indonesia Timur
Salah satu faktor yang menyebabkan selama ini adanya ketimpangan dan ketertinggalan antara Indonesia Barat dengan Indonesia Timur karena harga BBM berbeda. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan di Indonesia Timur jauh tertinggal dari Indonesia Barat.
Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Sulawesi Tengah, Achrul Udaya, mengatakan kebijakan pemerintah untuk memberlakukan satu harga BBM bakal mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang selama ini tertinggal dibandingkan Kawasan Barat Indonesia.
"Menurut saya kebijakan ini merupakan terobosan baru dari pemerintah Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla," ujar Achrul seperti dilansir Antara, Selasa (8/11).
Dia mengatakan kebijakan tersebut patut didukung dan disambut positif. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla tentu berharap ada pemerataan harga BBM di seluruh Tanah Air.
Salah satu faktor yang menyebabkan selama ini adanya ketimpangan dan ketertinggalan antara Indonesia Barat dengan Indonesia Timur karena harga BBM berbeda. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan di Indonesia Timur jauh tertinggal dari Indonesia Barat.
Harus diakui, kata Achrul, harga BBM seperti Premium, Solar dan Pertamax atau Pertalite di Sulawesi atau Kalimantan dan Papua lebih tinggi dibandingkan di Pulau Jawa seperti di DKI Jakarta. Karena selisih harga BBM yang cukup tinggi, otomatis tarif transportasi angkutan pun lebih mahal dibandingkan di Pulau Jawa.
"Inilah yang merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perekonomian dan perkembangan pembangunan di Indonesia Timur mengalami ketertinggalan dari Indonesia Barat," tegasnya.
Karena itu, kebijakan satu harga BBM selain pro rakyat, juga merupakan salah satu solusi dalam mempercepat dan meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan, khsususnya di Indonesia Timur.
Kebijakan ini sekaligus juga akan mendorong pertumbuhan sektor rill di setiap daerah di Indonesia Timur lebih berkembang dengan pesat dan cepat.
"Saya optimistis, kebijakan pemerintah ini akan memacu perekonomian masyarakat, termasuk di Indonesia Timur meningkat mengembirakan," pungkasnya.
Baca juga:
Jokowi canangkan BBM satu harga, ini kata pengusaha SPBU
Sri Mulyani ubah desain subsidi di 2017, penerima makin sedikit
Jonan: Tak masalah Pertamina rugi Rp 800 M terapkan BBM satu harga
Pertamina rugi Rp 800 M, harga BBM dikhawatirkan naik tahun depan
Luhut: Pertamina tidak akan rugi akibat kebijakan BBM satu harga
Menteri Jonan: Satu harga BBM dari Aceh sampai Papua berlaku 2017
ESDM bangun 8 tangki penyimpanan BBM di daerah pelosok