Kawal proyek 35.000 MW, PLN siapkan 1.000 auditor
Pelibatan 1.000 auditor juga untuk memberikan jaminan bagi para investor yang tertarik menanamkan modal.
Pemerintahan Jokowi-JK terus berupaya mewujudkan pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW). Baru-baru ini, Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah memperkuat upaya pengawasan kerja dengan menyiapkan ribuan auditor.
Direktur Utama PLN, Sofjan Basir mengatakan, auditor ini nantinya akan mengawasi seluruh kerja internal PLN.
"Kami menyiapkan 1.000 auditor untuk mengawasi direktorat sehingga sistemnya dapat berjalan dengan baik," ujar Sofyan dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII DPR dengan PT PLN di DPR, Jakarta, Selasa (24/11) malam.
Sofyan menegaskan, pelibatan 1.000 auditor tersebut guna memenuhi target minimal risiko bagi perusahaan. Selain itu, hal ini juga merupakan upaya untuk memberikan jaminan bagi para investor yang tertarik menanamkan modalnya pada proyek pembangunan listrik 35.000 MW yang melalui Independent Power Producer (IPP).
"Sehingga penyelesaian pada proyek-proyek ini tidak mengulang proyek yang lama," tegasnya.
Perekrutan auditor juga dilakukan agar investor peserta IPP dapat menunjukkan keseriusannya untuk bekerja sama dengan pemerintah. Sofyan ingin para investor mampu memperlihatkan kompetensinya dengan melaksanakan kewajiban sesuai syarat-syarat yang diajukan pihaknya.
Syarat utama yang diajukan pemerintah pada investor IPP adalah menempatkan 10 persen pendanaan di bank-bank nasional.
"Sehingga kami terus ingin memastikan kemampuan likuiditas investor. Kami hanya ingin diperlihatkan sepuluh persen secara tunai atas rekening mereka di bank nasional. Selama ini IPP dari perusahaan asing tidak berpengaruh bagi bank-bank luar negeri. Uangnya tidak mau ditaruh di Indonesia tapi ditaruh di luar. Betapa mereka tidak ada keberpihakan demi kepentingan devisa Indonesia," tutupnya.
Baca juga:
DPR: Perlu usaha keras wujudkan program pembangkit 35.000 MW
Genjot proyek 35.000 MW, pemerintah tunjuk Jarman jadi komisaris PLN
Pemerintah diingatkan tak anak emaskan PLN di proyek 35.000 MW
Pemerintah harap India terlibat megaproyek 35 ribu MW
Penundaan PMN percepat krisis listrik terjadi di Indonesia