LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Karyawan bunuh diri karena banyak lembur, CEO mengundurkan diri

Matsuri Takahashi memutuskan bunuh diri dengan cara terjun dari gedung karena jam kerja terlalu panjang. Beban kerja sangat berat, di mana dia tercatat lembur mencapai 105 jam dalam sebulan. Usai kejadian ini, CEO Dentsu, Tadashi Ishii langsung mengundurkan diri.

2017-01-01 13:14:25
Jepang
Advertisement

CEO atau bos grup perusahaan periklanan raksasa Jepang, Dentsu, mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil karena adanya insiden bunuh diri yang dilakukan salah seorang bawahannya karena bekerja lembur hingga ratusan jam per bulan.

Dentsu mempekerjakan setidaknya 47.000 orang dan beroperasi di 140 negara. Perusahaan menjadi sorotan dunia setelah seorang karyawan bunuh diri tepat pada hari Natal 2015 lalu.

CEO Dentsu, Tadashi Ishii menegaskan, pengunduran dirinya akan diajukan pada rapat direksi bulan Januari 2017 ini.

Advertisement

Matsuri Takahashi memutuskan bunuh diri dengan cara terjun dari gedung karena jam kerja terlalu panjang. Beban kerja sangat berat, di mana dia tercatat lembur mencapai 105 jam dalam sebulan. Setelah bunuh diri, wanita berusia 24 tahun ini meninggalkan sebuah catatan kepada sang ibunda bertuliskan, "Kenapa segala sesuatu harus begitu berat?"

Ishii mengundurkan diri setelah penyidik menggerebek Dentsu. "Saya sangat menyesal telah gagal mencegah adanya kerja lembur bagi pekerja baru. Saya meminta maaf yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan dan semua masyarakat," ucap Ishii.

Dentsu pun berada di bawah tekanan untuk menurunkan jumlah jam lembur karyawannya, dan pada November lalu dikenakan sanksi oleh regulator ketenagakerjaan.

Pada September lalu, Pemerintah Jepang menyatakan bahwa Takahashi tewas karena terlalu banyak bekerja. Dia sering kali pulang ke rumah pada pukul 05.00 pagi setelah menghabiskan waktu pagi, siang, hingga malam di kantor.

Dentsu sebenarnya sudah melakukan beberapa upaya untuk mencegah karyawan bekerja lembur, salah satunya memadamkan penerangan di kantor pada pukul 10.00 malam. Namun, tetap saja ada lebih dari 100 karyawan yang bekerja lembur, setidaknya 80 jam per bulan.

Kematian yang disebabkan kelelahan bekerja merupakan hal yang sangat umum di Jepang, yang dikenal dengan istilah karoshi.

Advertisement

Menurut data pemerintah, sekitar 2.000 orang meninggal dunia setiap tahun dengan cara bunuh diri karena terlalu banyak bekerja.

Baca juga:
Pemerintah gandeng Jepang perbaiki tata kelola selokan Jakarta
Mei 2017, Jepang bakal beri pinjaman bangun Pelabuhan Patimban
Keren, Jepang sediakan kertas pembersih smartphone di toilet umum
Ekonomi Jepang terancam hancur karena warganya tak suka seks
Luhut minta Jepang bangun smelter di Indonesia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.