Kapitalisasi pasar BEI tembus Rp 6.600 triliun
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menciptakan rekor baru. Beberapa menit setelah pembukaan sesi pertama perdagangan Senin (23/10), kapitalisasi pasar BEI telah menembus angka Rp 6.602,76 triliun.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menciptakan rekor baru. Beberapa menit setelah pembukaan sesi pertama perdagangan Senin (23/10), kapitalisasi pasar BEI telah menembus angka Rp 6.602,76 triliun.
Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di level 5.946,15 poin atau menguat 0,28 persen dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di level 5.929,54 poin. "IHSG sempat menguat ke level 5.956,58 poin sebelum terus melanjutkan penguatannya di perdagangan hari ini," ujarnya di Jakarta, Senin (23/10).
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG kembali melanjutkan penguatannya di sepanjang periode 16 hingga 20 Oktober 2017 sebesar 0,09 persen ke level 5.929,54 poin dari level 5.924,12 poin pada akhir pekan sebelumnya. Kenaikan IHSG juga diikuti dengan peningkatan kapitalisasi pasar sebesar 0,12 persen menjadi Rp 6.518,07 triliun pada pekan ini dari Rp 6.509,77 triliun pada akhir pekan lalu.
Sepanjang pekan lalu, rata-rata nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) juga meningkat 33,33 persen menjadi Rp 9,28 triliun dari Rp 6,96 triliun sepekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian BEI juga naik 12,26 persen menjadi 10,25 miliar unit saham dari 9,13 miliar unit saham pada sepekan sebelumnya.
Demikian juga dengan rata-rata frekuensi transaksi harian BEI yang pada pekan lalu kenaikannya 14,33 persen menjadi 329.470 kali transaksi dari 288.150 kali transaksi.
Baca juga:
Bisa rugikan investor, kepastian hukum emiten harus dipercepat
Dapat sindikasi, Viva Group percepat bayar utang Rp 3,4 triliun
Bank BRI tetapkan stock split menjadi Rp 50 per saham
Target serap Rp 1 T, penerbitan obligasi SMF kelebihan permintaan hingga Rp 3,8 T
Resmi jadi anggota bursa ke-27, Kapuas Prima Coal incar raup dana Rp 77 miliar
Aksi jual & lemahnya nilai tukar Rupiah jadi penyebab tertekannya saham Telkom