Kadin: UMKM dan koperasi jangan dipandang sebelah mata
Beberapa kali dinamika ekonomi global ikut mempengaruhi perekonomian nasional, sektor UMKM mampu bertahan."
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengklaim berupaya mendorong usaha kecil dan koperasi untuk bisa bersaing di era pasar bebas. Untuk itu, mereka bakal bersinergi dengan pemerintah.
"Pembuktian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi sebagai kekuatan ekonomi Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa kali dinamika ekonomi global ikut mempengaruhi perekonomian nasional, sektor UMKM mampu bertahan dan menopang perekonoman Indonesa," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Koperasi Sandiaga Uno, Jakarta, Selasa (31/5).
Menurut Sandaga, UMKM perlu mendapat banyak penguatan agar bisa berkembang. Semisal, dukungan pembiayaan, regulasi, kemudahan berusaha, bimbingan akses pasar dan teknologi.
"Kami harapkan pelaku UKM bisa mengikuti kemajuan teknologi agar bisa memanfaatkannya dengan baik. Pelaku UKM bisa melakukan exposure dan menjaring konsumen lebih luas lagi," Jelas Sandiaga.
Diungkapkan, Kadin telah melakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Salah satunya, pengembangan pola kemitraan antara UMKM dan ritel modern. Sehingga UKM diharapkan mampu menciptakan produk bernilai tambah.
Kadin juga telah mengembangkan standar akuntansi untu berbasis teknologi digital untuk UKM. Selain itu, Kadin bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan pusat jual beli online fokus pada produk usaha kecil dan menengah: ukmmarket.co.id.
Baca juga:
Pemerintah dan pengusaha kolaborasi pemasaran UKM secara online
Tembus pasar global, UKM harus segera terjun ke dunia digital
Cegah dana masuk UMKM abal-abal, Ahok gandeng Bank DKI salurkan KUR
Ini cara Ahok suntik dana UMKM di Ibu Kota
Produk gaya hidup Made in Indonesia diburu pengusaha Jepang & China
Kadin minta UMKM juga dapat pengampunan pajak