Kadin akui banyak pengusaha menghindar bayar pajak
"Seandainya pajak tarifnya realistis, semua akan membayar dan akhirnya pendapatan negara naik."
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengakui banyak pengusaha kerap menghindar dari kewajiban membayar pajak.
"Seandainya pajak tarifnya realistis, semua akan membayar dan akhirnya pendapatan negara naik," ujar Suryo di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (4/2).
Menurutnya, target penerimaan pajak tak realistis bakal membebani industri. Pada gilirannya, ini akan mempengaruhi kinerja industri.
"Kalau industrinya tidak jalan maka akan berdampak pada pemecatan pegawai. Akhirnya angka pengangguran meningkat. Ini kan tidak kita inginkan," jelasnya.
Kendati demikian, Suryo tak menentang keputusan pemerintah menaikkan target penerimaan pajak. Hanya saja, dia berharap pemerintah tak salah jalan dalam mencapai target tersebut.
"Kita tidak anti terhadap upaya pemerintah menaikkan pendapatan pajak, tapi caranya itu jangan keliru," ucapnya. "Jangan sampai membuat kondisi tidak kondusif yang menyebabkan rusak semua.
Secara umum, Suryo menilai pengusaha nasional masih kalah bersaing di tingkat internasional.
"Untuk diketahui kondisi lingkungan pengusaha Indonesia kalau dibandingkan negara lain tidak menguntungkan," tuturnya.
"Di sini pajak tinggi, bunga bank tinggi, logistik tinggi dan urusan perizinan ribet. Seharusnya ini tugas pemerintah untuk bagaimana persaingan antar pengusaha merata dengan negara lain," katanya.
(mdk/yud)