KA Pandanwangi Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026, Bukti Kepercayaan Publik
PT KAI Daop 9 Jember mencatat lonjakan signifikan penumpang KA Pandanwangi rute Jember-Banyuwangi selama Angkutan Lebaran 2026, menunjukkan tingginya minat masyarakat pada transportasi kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mengumumkan pencapaian positif selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kereta Api (KA) Lokal Pandanwangi rute Jember-Banyuwangi berhasil melayani puluhan ribu penumpang. Ini menegaskan peran penting moda transportasi kereta api dalam mobilitas masyarakat.
Tercatat sebanyak 56.978 penumpang telah menggunakan layanan KA Pandanwangi dari tanggal 11 hingga 28 Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan jumlah penumpang ini menjadi indikator kepercayaan publik yang terus meningkat.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa tingginya minat masyarakat mencerminkan kepercayaan pada layanan yang aman, nyaman, dan terjangkau. Peningkatan ini juga menggarisbawahi kontribusi KA Pandanwangi dalam mendukung konektivitas regional.
Peningkatan Minat dan Peran Strategis KA Pandanwangi
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KA Lokal Pandanwangi menunjukkan kinerja luar biasa dengan melayani 56.978 penumpang. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 14 persen dibandingkan periode Februari 2026 yang mencatat 49.970 penumpang. Peningkatan ini menunjukkan preferensi masyarakat terhadap transportasi kereta api.
Cahyo Widiantoro menjelaskan bahwa peningkatan tersebut mencerminkan peran vital KA Pandanwangi dalam mendukung mobilitas warga, khususnya di area Jember hingga Banyuwangi. Tarif tiket yang sangat terjangkau, hanya Rp8 ribu, menjadi daya tarik utama bagi para penumpang. “KA Pandanwangi menjadi pilihan utama masyarakat karena tarifnya yang terjangkau, kemudahan akses, serta kenyamanan perjalanan,” ujar Cahyo.
Selain sebagai sarana transportasi, layanan KA Pandanwangi juga berkontribusi secara signifikan dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah. Konektivitas yang ditawarkan oleh kereta api ini membuka akses lebih mudah bagi wisatawan. Hal ini secara tidak langsung mendukung perekonomian lokal di sepanjang rute perjalanan.
Dari sisi pola perjalanan, penumpang yang berangkat dari Stasiun Jember tercatat paling banyak memilih Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 9.519 penumpang dan Stasiun Ketapang sebanyak 6.871 penumpang. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari wilayah Banyuwangi didominasi Stasiun Jember sebagai destinasi favorit dan tercatat sebanyak 21.192 penumpang.
Komitmen KAI Daop 9 Jember untuk Keselamatan dan Kenyamanan
PT KAI Daop 9 Jember terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pelanggan KA Pandanwangi. Untuk itu, imbauan penting disampaikan kepada seluruh penumpang agar selalu mematuhi aturan yang berlaku selama perjalanan kereta api. Kepatuhan ini esensial demi kelancaran operasional dan keamanan bersama.
Penumpang diharapkan untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan dan memastikan proses keberangkatan berjalan lancar. Selain itu, menjaga barang bawaan pribadi, tidak membawa barang terlarang, serta selalu mengikuti arahan petugas stasiun dan di dalam kereta adalah hal yang sangat ditekankan.
Cahyo Widiantoro menambahkan, “KA Pandanwangi tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga berperan dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta membuka akses ekonomi dan pariwisata di sepanjang lintasannya.” Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan di sekitar jalur rel kereta api.
KAI Daop 9 Jember menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Tujuannya adalah menghadirkan pengalaman perjalanan yang selamat, aman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan, terutama selama momentum Angkutan Lebaran. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Sumber: AntaraNews