Jumlah Kunjungan Wisman di 2018 Tak Capai Target
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penyebab tidak tercapainya target ini adalah adanya sejumlah bencana di kota-kota tujuan wisata. Meski demikian, capaian tahun lalu dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 14,04 juta.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2018 sebesar 15,81 juta kunjungan. Dengan angka ini, maka target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara oleh pemerintah sebesar 17 juta kunjungan meleset.
"Perkembangan turis, Desember bagus, menembus 1,47 juta naik 12,5 persen. Total kunjungan 2018 sebesar 15,8 juta masih di bawah target," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/2).
Suhariyanto mengatakan penyebab tidak tercapainya target ini adalah adanya sejumlah bencana di kota-kota tujuan wisata. Meski demikian, capaian tahun lalu dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 14,04 juta.
"Bulan-bulan tertentu kemaren bencana luar biasa, itu berpengaruh. Pengaruh besar terjadi pada lokasi bencana besar yang terjadi. Itu merupakan hambatan yang membuat target tidak mencapai target. 15,8 juta dibanding tahun sebelumnya 12,5 lumayan bagus," jelasnya.
Ke depan, Suhariyanto mengatakan, pemerintah perlu melakukan promosi yang lebih kencang. Selain itu, pemerintah juga perlu menggaet wisatawan nusantara yang tidak kalah besar minatnya dalam melakukan perjalanan di dalam negeri.
"Perlu untuk berbagai promosi untuk wisatawan mancanegara semakin datang. Kita juga perhatikan wisatawan nusantara yang potensi luar biasa," tandasnya.
Baca juga:
Sepanjang Tahun 2018, 1,3 Juta WN China Kunjungi Bali
Punya Tujuan Pariwisata ini, Pemerintah Optimistis Target 20 Juta Wisman Tercapai
Bencana Alam Buat Kunjungan Turis ke RI Anjlok 11 Persen
Jadi Penumpang Pertama Tiba di Indonesia, WN Prancis Dapat Kejutan
Pengusaha Nilai Target 20 Juta Turis di 2020 Sangat Berat, Ini Sebabnya