LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jual saham perdana, KMTR berhasil raup Rp 527 miliar

PT Kirana Megatara Group melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Saham yag dijual sebanyak 1,15 miliar lembar dengan harga Rp 458 per lembar. Total dana yang berhasil dikumpulkan dalam proses IPO ini sebesar Rp 527,4 miliar.

2017-06-19 11:10:43
bursa saham
Advertisement

PT Kirana Megatara Group melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Saham yag dijual sebanyak 1,15 miliar lembar dengan harga Rp 458 per lembar.

Adapun, produsen karet remah (crumb rubber) ini, mencatatkan diri di BEI sebagai emiten ke-547 pada tahun ini. Penjamin pelaksana emisi efek emiten berkode KMTR adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

"Salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah mulai melibatkan investor publik sebagai pemegang saham," ungkap Direktur Utama PT Kirana Megatara Tbk Martinus Subandi Sinarya di Gedung BEI Jakarta, Senin (19/6).

Dalam pembukaan perdagangan hari ini, saham perseroan berkode emiten KMTR melonjak 31 persem atau 142 poin ke posisi level Rp 600 per saham dari harga sebelumnya Rp 458 per saham.

Harga tertinggi Rp 600 per saham dan harga terendah Rp 600 per saham. Dengan total frekuensi 3 kali, volume transaksi 230 lot yang menghasilkan Rp 13,8 juta.

Total dana yang berhasil dikumpulkan dalam proses IPO ini sebesar Rp 527,4 miliar. Adapun dana tersebut 58 persen akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan modal anak usaha, 22 persen untuk melunasi pinjaman kredit modal kerja, dan 20 persen akan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.

Perseroan juga akan mengalokasikan 0,38 persen atau sekitar 4,38 juta saham dari jumlah saham yang ditawarkan untuk program alokasi saham kepada karyawan (Employee Stock Allocation/ESA).

Advertisement

Baca juga:
Rupiah dibuka menguat ke level Rp 13.291 per USD
Usaha mandiri, Dompet Dhuafa Social Enterprise raup omzet Rp 97 M
Mengintip dampak kesalahan tata kelola gula rafinasi RI
Awal pekan, hara emas Antam naik Rp 1.000 ke Rp 589.000 per gram
AIIB bantah jadi kendaraan China wujudkan one belt one road
Indonesia gandeng China kembangkan kawasan industri Morowali
H-7 Lebaran, Jasa Marga mulai fungsikan ruas Batang-Gringsing

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.