LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jonan banggakan Pertamina jadi sumber pendapatan RI terbesar dari sektor energi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan besarnya pendapatan negara yang dihasilkan dari sektor energi, terutama dari salah satu BUMN energi yaitu PT Pertamina, yakni mencapai Rp 700 triliun hingga Rp 800 triliun.

2017-11-07 13:24:51
ESDM
Advertisement

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menghadiri pembukaan perdagangan bursa Efek Indonesia (BEI), sebagai Ikatan Alumni Universitas Airlangga DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, dia menceritakan kehidupannya semenjak menjabat sebagai Menteri ESDM. Dia juga membanggakan besarnya pendapatan negara yang dihasilkan dari sektor energi, terutama dari salah satu BUMN energi yaitu PT Pertamina.

"Kalau kita lihat perusahaan yang beroperasi di Indonesia itu tidak ada yang lebih besar dari Pertamina. Pertamina itu top line salesnya setahun kira-kira Rp 700 triliun hingga Rp 800 triliun lebih, tidak ada yang lebih besar," kata Jonan, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (7/11).

Advertisement

Saking besarnya aset yang dimiliki Pertamina, Jonan mengatakan jika seluruh revenue perbankan di Indonesia digabungkan masih belum dapat menandingi angka pendapatan Pertamina.

Selain itu, Jonan juga membanggakan perusahaan penghasil energi listrik, yaitu PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). "PLN dapat mengantongi pendapatan sebesar Rp 300 hingga Rp 350 triliun per tahun," ujarnya.

Terakhir, Jonan mengungkapkan Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) berhasil mengeruk keuntungan yang tak kalah besar sekitar Rp 400 Triliun per tahunnya.

Advertisement

Angka tersebut, lanjutnya, tidak termasuk kontribusi perusahaan tambang seperti, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Tambang Batu bara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT. Vale Indonesia Tbk. (VALE), dan PT Freeport Indonesia yang berkontribusi kira-kira sebesar Rp 200 triliun.

"Jadi total industri ini, kalau dihitung kira-kira Rp 2.000 triliun lebih, jadi hampir mewakili 17-18 persen GDP Nasional," pungkas Jonan.

Baca juga:
Penjelasan lengkap Wamen Arcandra soal peluang nuklir jadi tenaga pembangkit listrik
AKR Corporindo bangun 5 titik penyaluran BBM satu harga hingga akhir 2017
Pemerintah manfaatkan SPBU Vivo sukseskan program BBM satu harga
PLN akan tandatangani 9 PPA pembangkit EBT, total investasi Rp 20,4 triliun
Menteri Jonan: Pakai kompor induksi lebih murah dibanding LPG 3 Kg
Jonan all out dukung kendaraan listrik
Menteri Jonan puji produksi lapangan migas Jangkrik melebihi target

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.