Jokowi Semringah, Restoran Hingga PKL Ramai Pembeli Tiap Malam
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Dia melihat banyak tempat usaha rakyat mulai dari warung, restoran hingga pedagang kaki lima (PKL) ramai dikunjungi pembeli.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Dia melihat banyak tempat usaha rakyat mulai dari warung, restoran hingga pedagang kaki lima (PKL) ramai dikunjungi pembeli.
"Kalau malam saya lihat-lihat, senang saya. Warung makan buka, restoran-restoran buka dan antre. PKL di jalan juga ramai," kata Jokowi dalam acara Penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut menunjukkan daya beli masyarakat masih tinggi, sehingga ekonomi bisa tumbuh positif. Untuk itu, pemerintah harus memberikan dukungan kepada para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Mengingat sektor ini menjadi penggerak ekonomi Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang suram. "Caranya kita ingin terus perkuat usaha mikro, kecil dan menengah yang terbukti menggerakkan motor ekonomi kita," kata dia.
Jokowi pun kembali mengingatkan tantangan ekonomi global yang sudah di depan mata. Menurutnya, 2023 bukan tahun yang mudah karena situasi ekonomi global yang masih penuh dengan ketidakpastian.
Dampak geopolitik masih akan terus berlanjut di tengah dampak pandemi Covid-19 yang belum juga selesai. Dua hal ini masih bisa menimbulkan ancaman krisis keuangan, krisis pangan dan berakhir di resesi global.
"Saya tidak menakut-nakuti, hanya mengingatkan tantangan ekonomi yang kita hadapi ke depan semakin tidak mudah," katanya.
Meski begitu, Jokowi mengingatkan kondisi ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini sudah semakin membaik. Tercermin dari pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2022 tumbuh 5,7 persen. Tingkat inflasi sampai November kemarin juga terkendali di level 5,42 persen.
"Peluang-peluang seperti ini masih bisa dicapai Indonesia meski dunia senang dihadapkan dengan kesulitan. Indonesia masih punya peluang untuk tumbuh," kata dia.
Apalagi, pertumbuhan tersebut bisa menjaga daya beli masyarakat. Membuka lapangan kerja yang luas di sektor rill dan UMKM bergerak dengan cepat.
Baca juga:
Cerita Sri Mulyani, Masyarakat Liburan di Jalan Tol Saat Pandemi
Pelaku Usaha Diminta Waspada, Konsumsi Rumah Tangga Mulai Melemah
Strategi Jokowi Jaga Ekonomi RI Tetap Stabil di Tengah Ancaman Resesi
Kenaikan UMP 2023 Belum Cukup Kerek Daya Beli Masyarakat
Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Masyarakat Diminta Tetap Belanja
Masyarakat Suka Jajan Jadi Harapan Pemerintah Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi
Daya Beli Menurun, Buruh Minta UMP 2023 Naik 13 Persen