LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi kunjungi Korsel, BKPM harap bisa tarik investor ke Tanah Air

Bos BKPM mengharapkan adanya komitmen investasi perusahaan Korea, baik investasi baru maupun perluasan.

2016-05-16 09:39:24
BKPM
Advertisement

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani optimis kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Korea Selatan pada 15-18 Mei 2016, dapat meningkatkan kepercayaan investor negara tersebut terhadap perbaikan iklim investasi di Indonesia. Sebab, investor Korea Selatan termasuk yang aktif melakukan penanaman modal di Indonesia.

Dari data BKPM, triwulan pertama 2016, Korea Selatan berada di peringkat keenam dari daftar asal investasi ke Indonesia dengan nilai investasi mencapai USD 188 juta terdiri dari 435 proyek dan menyerap 28.349 tenaga kerja.

Investasi yang masuk dari Korea Selatan tahun lalu mencapai USD 1,2 miliar tumbuh sebesar 7,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Advertisement

"Korea Selatan merupakan salah satu mitra investasi Indonesia dengan rasio investasi yang cukup tinggi sekitar 60-70 persen. Artinya, apabila mereka telah menyatakan komitmennya untuk berinvestasi, maka sebagian besar akan direalisasikan," kata Franky dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (16/6).

Franky menjelaskan bahwa saingan berat bagi Indonesia untuk menarik investasi dari Korea Selatan di antara negara-negara ASEAN adalah Vietnam. Menurut data foreign direct investment (FDI) Market, investasi Korea di Vietnam masih lebih besar dibandingkan ke Indonesia.

Dia mengharapkan adanya komitmen investasi perusahaan Korea, baik investasi baru maupun perluasan. Seperti perusahaan garmen dan sepatu asal Korea Selatan yang sedang dalam tahap konstruksi, yang berlokasi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Advertisement

"Perusahaan ini diperkirakan akan produksi komersial awal September 2016. Perusahaan ini akan menyerap lebih dari 20.000 tenaga kerja dengan rencana investasi sebesar USD 120 juta," imbuhnya.

Baca juga:
Jokowi tetapkan tunjangan kinerja pegawai BKPM hingga Rp 32 juta
Semester II-2016, Jepang bikin perumahan di kawasan industri Jabar
Pengembang Jepang siapkan Rp 2 T bangun rumah di kawasan industri
BKPM ungkap Indonesia kalahkan Malaysia sebagai tujuan investasi
Depan 600 investor, bos BKPM pamer penyederhanaan izin usaha di RI
Perusahaan Australia minat bangun PLTA senilai USD 100 juta di RI
BKPM: Investor Aussie nilai regulasi di Indonesia tak konsisten

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.