Jelang Tahun Baru, Kemenhub Waspadai Peningkatan Kendaraan Menuju Palembang
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, ada beberapa lokasi yang volume kendaraannya meningkat drastis saat libur Natal dan Tahun Baru 2019, salah satunya untuk jalur Lampung hingga ke Palembang.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, ada beberapa lokasi yang volume kendaraannya meningkat drastis saat libur Natal dan Tahun Baru 2019, salah satunya untuk jalur Lampung hingga ke Palembang.
"Jalan tol Lampung-Palembang itu alami kenaikan dari 5000 menjadi 10 ribu kendaraan. Ini kenaikan signifikan. Ini peringatan untuk angkutan Lebaran 2019," kata Budi di kantornya, Rabu (26/12).
Dari hasil evaluasi penyelenggaraan arus Natal, terlihat Pelabuhan Merak juga sempat mengalami kepadatan. Pada akhirnya antrean sampai terjadi di Gerbang Top Merak. Kemacetan itu terjadi karena tidak ada kapal yang bisa bersandar di pelabuhan sebagai dampak surutnya air laut.
Pasca terjadi tsunami di Selat Sunda beberapa hari lalu, pengguna angkutan penyeberangan yang melalui Merak-Bakaheuni turun drastis. Padahal sebelumnya ada peningkatan pada tanggal 21-22 Desember 2018.
Untuk jalur darat yang melalui jalan tol Jakarta-Cikampek, Budi juga mewaspadai terjadinya peningkatan kendaraan setelah tahun baru 2019. Karena, belum semua kendaraan yang melalui tol Cikampek saat libur natal kembali ke Jakarta.
"Hitungan saya, masih tersisa 57 ribu yang belum kembali ke Jakarta. Perkiraan sampai 1 Januari 2019 puncak arus balik. Semoga tidak macet panjang," tandasnya
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Kemenhub Tugaskan PELNI Evakuasi Warga Terdampak Tsunami Selat Sunda
Salurkan Bantuan Bencana Tsunami Banten, Kemenhub Siapkan Jalur Laut dan Udara
Kemenhub Segera Bentuk Posko Gabungan Pasca Tsunami Banten
Kemenhub Pastikan Sarana dan Prasarana Pelabuhan Banten Tak Terdampak Tsunami
Menhub Budi: Masyarakat Jangan Mau Naik Bus Tidak Lakukan Ramp Check