Jelang Natal dan tahun baru, Air Asia sediakan penerbangan tambahan
Penambahan ini akan dilakukan di sejumlah rute penerbangan, seperti Bali, Yogyakarta, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Pengajuan ini masih dalam proses di Kementerian Perhubungan.
CEO Air Asia Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan pihaknya akan menambah penerbangan ekstra untuk menghadapi lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru. Penambahan ini akan dilakukan di sejumlah rute penerbangan, seperti Bali, Yogyakarta, Singapura, Malaysia, dan Thailand.
"Sudah ada penerbangan ekstra, karena kalau pengajuan ekstra flight, jauh-jauh hari sebelumnya. Jadi kami sempat dipanggil oleh Kemenhub, untuk menyampaikan tanggal-tanggal berapa," kata Dendy di kantornya, Tangerang, Selasa (8/11).
Dia menambahkan, pengajuan ini masih dalam proses di Kementerian Perhubungan. Meski begitu, Dendy belum bisa menyebutkan jumlah penerbangan yang akan ditambah saat Natal dan tahun baru nanti.
Namun, Dendy mengaku bahwa penerbangan di akhir tahun ini akan lebih banyak dari tahun lalu. Hal ini dikarenakan adanya lonjakan penumpang saat Ramadhan, sehingga pihaknya akan mengantisipasi jika lonjakan tersebut terjadi lagi di akhir tahun.
"Saat ini kami sedang proses, karena kan masuk season winter baru kemarin, slot-slot untuk semua airline baru diperbaharui, tergantung datung ketersediaan slot di bandara, nanti sekalian ekstra flightnya kita bicarakan, tetapi siap mengantisipasi itu," imbuhnya.
Baca juga:
Terapkan BBM satu harga, Pertamina bakal impor dari Malaysia
Kebijakan BBM satu harga bisa dorong ekonomi Indonesia Timur
Pertamina undang swasta wujudkan program BBM satu harga
Ini dampak kebijakan BBM satu harga di Papua versi BPS
Kebijakan BBM satu harga gairahkan penjualan mobil & motor di daerah
Menteri Jonan dipusingkan sistem pengawasan program BBM satu harga
Jonan: Tak masalah Pertamina rugi Rp 800 M terapkan BBM satu harga