Jelang Lebaran, Harga Jengkol Melonjak Dua Kali Lipat Capai Rp80.000 per Kg
Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok melonjak jelang Lebaran. Kenaikan antara lain daging sapi yang kini tembus di harga Rp 140.000/kilogram (Kg) dari sebelumnya hanya Rp 120.000. Bahkan harga jengkol juga meroket hingga dua kali lipat sampai Rp Rp 80.000/kilogram.
Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok melonjak jelang Lebaran. Kenaikan antara lain daging sapi yang kini tembus di harga Rp 140.000/kilogram (Kg) dari sebelumnya hanya Rp 120.000. Bahkan harga jengkol juga meroket hingga dua kali lipat sampai Rp Rp 80.000/kilogram.
"Untuk hari ini harga daging murni Rp 140.000/kilogram. Hampir merata di sejumlah pasar," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Zamrowi, Selasa (11/5).
Kenaikan harga juga terjadi pada harga petai dan jengkol. Seperti di Pasar Cisalak yang harganya mengalami kenaikan sejak dua pekan lalu. "Mungkin karena stok jengkol dan pete di Pasar Induk karena sedikit," kata Rudi, salah satu pedagang.
Harga jengkol saat ini di kisaran Rp 80.000/kilogram dari sebelumnya Rp 45.000/kilogram. Sedangkan harga petai Rp13.000 per papan yang sebelumnya Rp10.000 per papan.
"Ya kalau mau Lebaran memang naik harga petai. Banyak yang nyari untuk bikin sayur godog," jelasnya.
Kenaikan Diklaim Masih Terkendali
Kenaikan harga tersebut disebut masih terkendali. Diakui kenaikan harga daging sapi terjadi sejak beberapa hari sebelum Lebaran. Ketersediaan daging sapi kata dia masih cukup sampai Lebaran.
"Menjelang Lebaran yang mulai merangkak naik yaitu daging sapi. Tapi kenaikannya secara umum masih terkendali," kata Kepala UPT Pasar Agung, Biher.
(mdk/bim)