Jasa Marga kebut proyek pembangunan jalan tol sepanjang 660 km
Direktur PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani mengatakan pihaknya baru menyelesaikan sekitar 47,61 persen atau sebanyak 600 km proyek jalan tol dari total konsesi sebesar 1.260 km. Untuk itu, Jasa Marga harus segera mengebut pembangunan jalan tol sebesar 660 km agar secepatnya bisa beroperasi.
Direktur PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani mengatakan pihaknya baru menyelesaikan sekitar 47,61 persen atau sebanyak 600 km proyek jalan tol dari total konsesi sebesar 1.260 km.
Untuk itu, perusahaan pelat merah ini harus segera mengebut pembangunan jalan tol sebesar 660 km agar secepatnya bisa beroperasi, dengan nilai investasi sebesar Rp 100 triliun.
"Kami harus mengoperasikan kira-kira 200 km jalan baru dari yang belum beroperasi. Karena konsensinya sendiri 1.260 km karena yang belum operasi 600-an," katanya di Kemenkoinfo, Jakarta, Jumat (17/11).
Dia menambahkan, jalan tol Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono bisa diselesaikan tahun ini dengan panjang 140 km. Untuk tahun depan masih ada JORR II yang dikebut dengan total 35 km.
Selain itu juga tol Pandaan-Malang, Semarang-Solo. Adapun Salatiga-Kertosuro masih dibangun sekitar 32 km. "Batang-Semarang 75 km masih berjalan. Ada Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung, Pandaan-Malang, ada Gempol-Pasuruan, banyak," tandasnya.
Baca juga:
Kabar terbaru, Merpati Airlines dilirik 2 investor
Selama 8 tahun, PPA sembuhkan 8 perusahaan BUMN sakit
Fakta soal penggolongan pelanggan listrik, mulai gratis hingga tak ada paksaan
Disurati ESDM soal harga jual-beli listrik PLTU, ini jawaban bos PLN
Bos PLN: Rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik kalau masyarakat kepingin
Bos PLN: Rencana penggolongan pelanggan tak ubah tarif listrik serta tak ada paksaan
Holding BUMN Tambang berpotensi munculkan 3 masalah ini