Jasa Marga Incar Dana Rp10 Triliun Tahun Depan
PT Jasa Marga (Persero) memperkirakan kebutuhan dana sebesar Rp10 triliun untuk pembiayaan beberapa proyek turnkey sejumlah ruas tol. Dana tersebut didapatkan dari penerbitan sekuritisasi aset dan pinjaman dari perbankan.
PT Jasa Marga (Persero) memperkirakan kebutuhan dana sebesar Rp10 triliun untuk pembiayaan beberapa proyek turnkey sejumlah ruas tol. Dana tersebut didapatkan dari penerbitan sekuritisasi aset dan pinjaman dari perbankan.
"Total pembayaran proyek ini kira-kira Rp10 triliun sampai Rp20 triliun. Kita sudah pegang sekitar 70 persennya," ujar Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto di Jakarta, Selasa (5/11).
Eka mengatakan, ada beberapa alternatif pembiayaan yang disiapkan oleh Jasa Marga, diantaranya Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) syariah dengan target pendanaan Rp2 triliun.
Perusahaan akan menggunakan aset dasar pendapatan tiket dari Jalan Tol Lingkar Luar (JORR) Cilincing-Cikunir untuk sekuritisasi aset.
Kemudian, perusahaan juga akan menerbitkan KIK-DINFRA dengan menggunakan underlying salah satu ruas tol Trans Jawa. Selain itu, perusahaan juga berencana menerbitkan zero coupon bond dan step up coupon bond, namun masih belum mendapatkan harga yang cocok.
"Kita pengen harganya sama dengan pinjaman kita yang sebelumnya, saat ini kan sekitar 9,5 persen -9,75 persen di anak usaha," tutupnya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jasa Marga Kembangkan Teknologi Pengganti Tapping Kartu di Gerbang Tol
Jasa Marga Butuh Puluhan Tahun Tentukan Untung Rugi Pengelolaan Tol
Jasa Marga Fokus Kebut Pembangunan 3 Ruas Tol ini Hingga Akhir Tahun
Ebitda Jasa Marga Tumbuh 16,9 Persen di Kuartal III-2019
Siap-Siap, Tarif 18 Ruas Tol Direncanakan Naik Tahun Ini Termasuk Jagorawi
Usut Korupsi Proyek Fiktif PT Waskita Karya, KPK Periksa Dirut Jasa Marga