Jasa Marga butuh lebih dari Rp 1 M uang receh kembalian tol per hari
"Kita kirim surat ke Bank Indonesia, nanti ada bank pengumpul. Di situ tiap hari kita tukar receh."
Direktur Operasi Jasa Marga, Christantio Prihambodo mengungkap, dalam sehari, dibutuhkan lebih dari Rp 1 miliar uang receh sebagai kembalian pembayaran pengguna tol. Menurutnya, pihaknya mendapatkan uang receh dari Bank Indonesia. Mulai dari pecahan Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, Rp 1.000 hingga Rp 500.
"Kita kirim surat ke Bank Indonesia, nanti ada bank pengumpul. Di situ tiap hari kita tukar receh," katanya seperti ditemui di Palimanan, Senin (13/6).
Jelang Lebaran ini, kebutuhan uang receh diprediksi meningkat. Gerbang tol Cikampek saja meminta tambahan Rp 400 juta uang receh. Namun, Chris tidak bisa memastikan berapa tambahan uang receh dalam keseluruhan gerbang tol Jasa Marga.
"Cikampek itu biasanya Rp 1 miliar dan sekarang minta tambah Rp 400 juta. Kalau keseluruhan saya tidak punya data, tapi ada tambahan permintaan."
Meski ada kecukupan uang receh, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi elektronik. Ini dinilai lebih cepat, apalagi saat ini sudah ada integrasi jalan tol yang melayani transaksi elektronik.
Baca juga:
Isi ulang Mandiri e-Money di gerbang tol tembus Rp 50 miliar/bulan
Jasa Marga: Tol gratis saat mudik Lebaran bukan solusi kemacetan
Mudik Lebaran, 70.000 kendaraan/hari diprediksi padati tol Cipali
Gerbang Tol Cikopo hilang, pemudik hemat perjalanan 30 menit
Jelang mudik, BPJT uji coba integrasi transaksi tol Jakarta-Cirebon
Ada sapi nekat masuk Tol JORR
KemenPU-PR pastikan 6 ruas tol anyar siap layani arus mudik Lebaran