Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan uji coba integrasi sistem transaksi di Gerbang Tol Palimanan. Ini dilakukan dalam rangka memperlancar arus lalu lintas tujuh ruas tol saat mudik Lebaran mendatang.
Pengintegrasian dibagi menjadi dua cluster. Pertama, meliputi tol Jakarta-Cikampek yang dikelola Jasa Marga, Cipularang (Jasa Marga), Padaleunyi (Jasa Marga) dan Cikopo-Palimanan (Lintas Marga Sedaya).
Kedua, meliputi Tol Palimanan-Kanci (Jasa Marga), Kanci-Pejagan (Semesta Marga Raya), dan Pejagan-Pemalang (Pejagan Pemalang Toll Road).
"Uji coba 13 Juni tidak dibatasi waktu. Apabila ada yang kurang akan dilakukan evaluasi," ujar Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna di Palimanan, Senin (13/6/2016).
Herry menjelaskan transaksi terintegrasi diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan. Pasalnya para pengendara hanya perlu melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol Cikopo, Plumbon, Ciperna dan Mertapada.
Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Hudaya Arryanto menambahkan, untuk menekan penumpukan kendaraan, pihaknya menambah gardu tol Palimanan
"Kami juga menyiapkan 23 gardu dari yang sebelumnya hanya 11 gardu," kata Hudaya.
Sekedar ilustrasi, pascaintegrasi, tarif berlaku untuk kendaraan golongan I yang melintasi tol dari Jakarta hingga Palimanan sebesar Rp 109.500. Dimana, Rp 96 ribu untuk tarif tol Cikampek-Palimanan, sisanya Jakarta-Cikampek.