Januari 2022, Uang Beredar di Indonesia Capai Rp7.643 Triliun
Erwin menjelaskan, perkembangan M2 pada Januari 2022 sejalan dengan ekspansi keuangan pemerintah, akselerasi penyaluran kredit, dan perlambatan aktiva luar negeri bersih. Ekspansi keuangan pemerintah tercermin dari tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang tumbuh sebesar 48,1 persen (yoy).
Bank Indonesia (BI) mencatat, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2022 tetap tumbuh positif. Posisi M2 pada Januari 2022 tercatat sebesar Rp7.643,4 triliun atau tumbuh 12,9 persen secara year on year (yoy).
"(Tapi) lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2021 sebesar 13,9 persen (yoy). Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit[1] (M1) sebesar 17,1 persen (yoy) dan uang kuasai sebesar 8,2 persen (yoy)," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi, Bank Indonesia, Erwin Haryono melalui siaran pers, Kamis (24/2).
Erwin menjelaskan, perkembangan M2 pada Januari 2022 sejalan dengan ekspansi keuangan pemerintah, akselerasi penyaluran kredit, dan perlambatan aktiva luar negeri bersih. Ekspansi keuangan pemerintah tercermin dari tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang tumbuh sebesar 48,1 persen (yoy).
Posisi tersebut meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan Desember 2021 sebesar 37,7 persen (yoy). Demikian pula penyaluran kredit tumbuh sebesar 5,5 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,9 persen (yoy).
Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh 1,8 persen (yoy) seiring tetap tingginya cadangan devisa, melambat dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca juga:
Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 5,5 Persen di Januari 2022
Uang Beredar Tumbuh 12,9 Persen Jadi Rp7.643,4 Triliun di Januari
CEK FAKTA: Hoaks Bukti Transfer Rp2 Miliar dari BI ke Nasabah
Indonesia-Australia Sepakati Perpanjangan Masa Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal
Gubernur BI: Normalisasi Kebijakan AS dan Eropa Berisiko Bagi Negara Berkembang
Forum Finance G20 Sepakat Awasi Perdagangan Aset kripto