Janji Menhub selesaikan target pembangunan transportasi dari Jokowi
Budi merinci, perbaikan tersebut antara lain prasarana sebanyak 19 lokasi terminal bus, 22 stasiun kereta api, 150 pelabuhan laut, 149 bandar udara, 54 lokasi pelabuhan penyeberangan, jalur kereta api sepanjang 691,63 km.
Memasuki sepertiga pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi telah dilakukan Kementerian Perhubungan. Langkah ini dibutuhkan pembangunan infrastruktur yang maju sekaligus mewujudkan Indonesia yang berdaya saing.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan di sektor transportasi membutuhkan pendanaan sekitar Rp 1.283 triliun. "Kami telah melakukan perbaikan beberapa sarana dan prasarana transportasi di dalam negeri," ucap Budi di kantornya, Jakarta, Rabu (16/11).
Budi merinci, perbaikan tersebut antara lain prasarana sebanyak 19 lokasi terminal bus, 22 stasiun kereta api, 150 pelabuhan laut, 149 bandar udara, 54 lokasi pelabuhan penyeberangan, jalur kereta api sepanjang 691,63 km.
Sementara untuk sarana sebanyak 100 kapal perintis laut, 13 unit kapal penyeberangan, 49 unit kapal patroli, 20 unit kapal navigasi dan 1.841 Bus Rapid Transit (BRT).
Sedangkan, dalam jangka panjang pihaknya akan membangun BRT di 34 kota dengan pengadaan 3.170 bus, pembangunan jalur kereta api 3.258 km, pengembangan 100 pelabuhan laut non komersial, pembangunan 15 bandara baru dan merehabilitas bandara yang ada, serta pembangunan dan pengembangan kampus pengembangan sumber daya manusia transportasi di 27 lokasi.
Untuk itu, pihaknya terus melakukan penguatan pelaksanaan sinergi pusat daerah dan antar daerah guna menjamin tercipta integrasi, sinkronisasi baik antar daerah, sehingga bisa mempercepat pembangunan transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami mengajak seluruh insan perhubungan untuk lebih meningkatkan kreatifitas dalam hal pembiayaan pembangunan transportasi, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan transportasi, maupun regulasi baik di bidang transportasi maupun di bidang pemerintah lainnya," pungkasnya.
Baca juga:
Kadin akui pembiayaan jadi masalah krusial bangun infrastruktur RI
Kadin: RI negara kepulauan tapi mengandalkan transportasi darat
Pemerintah masih kekurangan dana bangun infrastruktur transportasi
Kemenkeu sebut Indonesia punya banyak potensi ekonomi selain di Jawa
Kemenpan RB nilai pelayanan RSUD Kukar terbaik
Pemerintah kecewa pada kinerja Jasa Marga
APBD-P belum disahkan DPRD Kota Bekasi, insfrastruktur terancam molo