LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Istana soal nilai investasi Raja Salman: Kita bukan negara pengemis

Istana soal nilai investasi Raja Salman: Kita bukan negara pengemis. Hal ini diungkapkan Staf Divisi Komunikasi Kantor Presiden Jojo Raharjo terkait kabar yang beredar mengenai kesepakatan nilai investasi Raja Salman di Malaysia lebih besar dari pada di Indonesia. Terpenting ialah bagaimana investasi terwujud.

2017-03-04 11:15:04
Investasi
Advertisement

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud melakukan kunjungan bilateral ke Indonesia sejak 1 hingga 3 Maret. Kedatangan Raja Salman beserta rombongan ke Indonesia menghasilkan sebelas poin nota kesepakatan Indonesia dan Arab Saudi.

Staf Divisi Komunikasi Kantor Presiden Jojo Raharjo mengatakan, terkait kabar yang beredar mengenai kesepakatan nilai investasi Raja Salman di Malaysia lebih besar dari pada di Indonesia, bukan menjadi suatu hal yang dipermasalahkan. Terpenting ialah bagaimana investasi yang telah disepakati dapat terwujud.

"Saudi Aramco dengan Petronas disebut investnya lebih besar, saya ingatkan kita bukan negara pengemis, berapapun nilai investasi akan kita lihat nanti. Ini belum selesai. Yang penting, kita akan lihat seperti apa perkembangan kerja sama kedua negara ini," ujarnya di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu (4/3).

Beberapa MoU yang telah disepakati, lanjutnya, harus dikawal oleh setiap warga negara bersama dengan pemerintah. Dia mengingatkan semua pihak jangan sampai larut dalam euphoria kemudian lupa pada tujuan kerjasama kedua negara.

"Jadi ini menarik dan belum selesai, King Size yang diistilahkan dalam kunjungan ini. Euphoria kunjungan yang bersejarah, ini momentum yang sangat bersejarah. Sebelas Mou yang telah disepakati, harus kita dorong dan kita kawal supaya benar benar terealisasi," ujar Jojo.

Jojo mengatakan kunjungan Raja Salman merupakan momentum yang sangat menguntungkan bagi Indonesia dan Arab Saudi. "Ini adalah momentum yang sangat menguntungkan untuk kedua negara untuk mempererat kerja sama. Ini bukan kunjungan yang biasa," ungkapnya.

Baca juga:
Arab Saudi tertarik kembangkan Pulau Mandeh Sumbar
Membongkar fakta minimnya kerja sama ekonomi Indonesia-Arab Saudi
Kadin rayu pengusaha Arab Saudi investasi di Indonesia
Pemerintah tingkatkan hubungan dagang Indonesia-Arab Saudi
DPR harap kunjungan Raja Salman tingkatkan investasi migas RI
Bappenas ajak Hong Kong investasi di infrastruktur RI
Ekonomi Indonesia diprediksi meroket di 2017, ini penyebabnya

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.