Insiden Penembakan Bikin Pembagian Lampu Tenaga Surya di Papua Ditunda
Pembagian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) di Papua pada 13 Desember mendatang harus tertunda, karena pihak keamanan melarang untuk mengunjungi wilayah tersebut akibat adanya aksi penembakan yang dilakukan KKB.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Andy Noorsaman Sommeng ditugaskan membagikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) di Papua pada 13 Desember mendatang.
Namun rencana tersebut harus tertunda, karena pihak keamanan melarang untuk mengunjungi wilayah tersebut akibat adanya aksi penembakan yang dilakukan KKB.
"Saya mau ke sana tadinya mau bagiin lampu LTSE. Tapi kalau otoritas di sana bilang enggak, ya enggak bisa," kata Andy, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/12).
Menurut Andy, aksi penembakan KKB tersebut menggangu proses proses penyerahan LTSHE, namun pihaknya harus mengikuti ketentuan yang telah diatur pihak keamanan. "Kalau militer bilang enggak boleh, tunggu acc dulu. kalau sudah masuk wilayah militer, siapapun yang masuk ini berbahaya, mengancam," tuturnya.
Teriakit dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan, Andy belum mendapat laporan pembangunan jaringan kelistrikan di wilayah Papua terganggu akibat ulah KKB tersebut.
"Kebetulan yang di sana, ke arah pembangunan distribusi, belum ada laporan dari sana," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
ESDM Cabut Izin Ekspor 2 Perusahaan Tambang, Termasuk PT Lopindo
Harga Batubara USD 92,51 di Desember, Terendah Sepanjang 2018
Arcandra Beberkan 3 Cara Temukan Cadangan Migas Besar di Indonesia
Pertamina Belum Berencana Turunkan Harga BBM
Resmi Jadi Bos Baru SKK Migas, Ini Pesan Dwi Soetjipto Ke Bawahannya